JAKARTA, wartametropolitan.comMadonna kembali membuktikan statusnya sebagai Ratu Pop dunia. Album terbarunya, Confessions II, langsung debut di posisi teratas Billboard 200, sekaligus mengantarkan penyanyi berusia 67 tahun itu mencetak tonggak sejarah baru dalam industri musik.

Keberhasilan Confessions II menjadi album nomor satu membuat Madonna kini telah mengoleksi 10 album yang berhasil menduduki puncak Billboard 200 sepanjang kariernya. Pencapaian tersebut menempatkannya sejajar dengan The Beatles sebagai satu-satunya musisi yang memiliki 10 album nomor satu di tangga lagu bergengsi tersebut.

Album yang dirilis pada 3 Juli 2026 itu merupakan sekuel dari Confessions on a Dance Floor, karya Madonna yang meluncur pada 2005 dan dikenal sebagai salah satu album dance paling sukses dalam kariernya.

Di balik proses kreatif Confessions II, Madonna mengungkapkan bahwa proyek tersebut lahir setelah rencana pembuatan film biografinya tidak berjalan sesuai harapan. Selama dua tahun, ia mengembangkan naskah bersama Universal Studios sebelum akhirnya proyek itu terhambat akibat perbedaan pandangan mengenai anggaran.

“Saya seharusnya membuat film tentang hidup saya. Saya mengerjakan naskah saya selama dua tahun dan menghabiskan dua tahun di Universal Studios bersama para produser untuk penganggaran dan pemilihan pemain. Kami berselisih, saya dan Universal, mengenai anggaran. Saya telah menjalani kehidupan yang luar biasa. Saya telah menjalani kehidupan yang hebat, jadi saya membutuhkan anggaran yang besar,” kata Madonna.

Setelah proyek film tersebut terhenti, Madonna memutuskan kembali bekerja sama dengan produser sekaligus kolaborator lamanya, Stuart Price, yang sebelumnya berperan besar dalam kesuksesan Confessions on a Dance Floor.

Menurut Madonna, kondisi dunia yang sedang diliputi berbagai tantangan menjadi alasan utama dirinya ingin kembali menghadirkan musik yang mampu mengajak orang menikmati hidup melalui irama dansa.

“Saya pikir dunia sedang berada di tempat yang sangat gelap dan orang-orang perlu menari. Saya sudah lama tidak bekerja sama dengan Stuart,” tutur dia.

Kolaborasi itu terjalin kembali setelah keduanya menyelesaikan Celebration Tour. Madonna kemudian menghubungi Stuart Price dan mengajaknya mengeksplorasi kemungkinan membuat sekuel album yang pernah sukses besar dua dekade lalu.

“Kami baru saja menyelesaikan Celebration Tour bersama, tetapi selain itu, saya tidak benar-benar bertemu atau berbicara dengannya selama kurang lebih 15 tahun. Saya tinggal di New York dan saya menghubunginya, berpikir, ‘Bagaimana jika kita mencoba membuat Confessions on a Dance Floor: Part II, dan kembali memasuki dunia musik dansa inspiratif?’ Jadi saya datang ke London dan pergi ke studionya, dan kami hanya bermain-main untuk melihat apakah ada keajaiban di antara kami,” ucap Madonna.

Keberhasilan Confessions II menegaskan bahwa Madonna masih menjadi salah satu nama paling berpengaruh di industri musik global. Dengan torehan 10 album nomor satu di Billboard 200, penyanyi yang telah berkarya selama lebih dari empat dekade itu kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon musik paling sukses sepanjang masa.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *