JAKARTA, wartametropolitan.com – Pangeran Harry dan Meghan Markle nampaknya makin sulit untuk kembali ke Kerajaan. Upaya memperbaiki hubungan di internal keluarga Kerajaan Inggris dikabarkan masih menghadapi jalan terjal, mski Raja Charles III disebut menginginkan rekonsiliasi dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle, tetapi sikap berbeda justru dikabarkan datang dari Pangeran William dan Catherine, Princess of Wales atau Kate Middleton.

Laporan terbaru menyebut bahwa selama ini Kate mendukung setiap usaha untuk memperbaiki hubungan antara William dan Harry. Dia diyakini percaya bahwa kedua bersaudara tersebut masih memiliki ikatan kasih sayang yang kuat meski hubungan mereka sempat memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, sumber yang dikutip Heatworld menyebut Kate tidak melihat adanya peluang bagi Harry dan Meghan untuk kembali menjalankan tugas sebagai anggota keluarga kerajaan secara paruh waktu. Pandangan itu tetap bertahan meski Harry dan Meghan disebut telah bertemu Raja Charles di Highgrove House pada 10 Juli.

Menurut laporan tersebut, Raja Charles yang kini berusia 77 tahun berharap hubungan dengan putra bungsunya dapat dipulihkan. Ia dikabarkan memandang Harry, Meghan, serta kedua anak mereka masih dapat berkontribusi terhadap masa depan monarki apabila hubungan keluarga berhasil diperbaiki.

“Charles percaya monarki harus berpikir jangka panjang, dan Harry, Meghan, dan anak-anak masih dapat berperan dalam memperkuat institusi jika hubungan dapat diperbaiki,” klaim sumber terdekat kepada Heatworld.

Di sisi lain, William dan Kate disebut memiliki pandangan berbeda. Mereka dikabarkan menilai pemulihan hubungan tidak bisa dilakukan tanpa adanya kepercayaan yang kembali terbangun setelah berbagai konflik yang terjadi selama bertahun-tahun.

Laporan itu juga menyebut Kate memahami bahwa proses memaafkan membutuhkan waktu. Ia percaya suaminya masih belum siap melupakan berbagai persoalan yang melibatkan keluarga Sussex, terutama karena keduanya merasa ikut terseret dalam perselisihan yang berlangsung di ruang publik.

Sumber tersebut menambahkan bahwa keluarga Wales tidak meyakini persoalan tersebut dapat diselesaikan hanya dengan mengedepankan kepentingan institusi kerajaan. Bagi mereka, membangun kembali rasa saling percaya menjadi syarat utama sebelum hubungan dapat dipulihkan.

Meski Kate dikenal sebagai sosok yang lebih memilih memaafkan dibanding menyimpan dendam, situasi kali ini dinilai berbeda. William disebut masih sulit mengesampingkan pengalaman masa lalu hanya demi kepentingan monarki.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Istana Buckingham maupun perwakilan Pangeran William, Kate Middleton, Pangeran Harry, dan Meghan Markle terkait laporan tersebut. Namun, kabar ini kembali memunculkan spekulasi mengenai masa depan hubungan keluarga Sussex dengan Kerajaan Inggris.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *