
JAKARTA, wartametropolitan.com – Kepergian legenda musik country Dolly Parton pada usia 80 tahun meninggalkan duka bagi para penggemarnya. Sebelum wafat, Parton sempat menyampaikan pesan kepada penggemar melalui sebuah video yang kini menjadi rekaman penampilan publik terakhirnya.
Dalam video tersebut, Dolly Parton tampil dengan gaya khasnya. Ia mengenakan busana merah muda berhiaskan permata dan aksesori berbentuk sayap kupu-kupu berukuran besar.
Rekaman itu dibuat setelah Parton tidak dapat menghadiri acara pembukaan wahana NightFlight Expedition di Dollywood pada 14 Agustus 2026. Ia sebenarnya dijadwalkan hadir secara langsung, tetapi harus membatalkan kehadirannya karena kondisi kesehatan.
Sebagai gantinya, pesan video Parton diputar di lokasi acara. Rekaman tersebut kemudian dibagikan oleh seorang penggemar melalui TikTok dan kembali menjadi perhatian setelah kabar mengenai kematiannya terungkap.
Dalam video itu, Parton menjelaskan kepada penggemarnya bahwa dirinya masih berada di Nashville dan meminta maaf karena tidak bisa datang langsung ke acara tersebut.
“Saya masih berada di Nashville, dan saya mohon maaf atas hal itu. Seharusnya saya hadir di sana secara langsung seperti yang telah kita rencanakan,” tutur dia.
Dalam pesannya, Parton juga mengungkap kondisi kesehatan yang membuat dokter meminta dirinya untuk sementara tidak melakukan perjalanan. Ia menyebut mengalami pusing dan dehidrasi.
“Seperti yang pernah saya sampaikan kepada kalian semua, para penggemar, saya mengalami sedikit masalah kesehatan; terkadang saya merasa agak pusing dan mengalami dehidrasi. Saat ini pun saya sedang mengalami dehidrasi. Jadi, dokter saya di Nashville meminta saya untuk ‘menghentikan langkah’ sejenak—atau ‘memangkas sayap’ saya—dengan mengatakan, ‘Anda tidak boleh bepergian minggu ini.’ Yah, kalau dokter sudah bilang ‘Anda tidak boleh bepergian minggu ini,’ berarti memang tidak boleh bepergian minggu ini,” tutur dia.
Meski harus membatasi aktivitas dan perjalanan, Parton berusaha menenangkan penggemarnya. Ia menyampaikan bahwa secara medis dirinya dalam keadaan baik-baik saja dan masih menjalankan sejumlah proyek.
Beberapa proyek yang tetap menjadi perhatiannya antara lain Hotel SongTeller di Nashville, Museum Life of Many Colors, serta produksi musikal Broadway yang mengangkat perjalanan hidupnya, Dolly: A True Original Musical.
Tak lama setelah itu, Parton berbicara lebih terbuka mengenai kondisi kesehatannya dalam wawancara dengan PEOPLE. Ia menghubungkan sejumlah persoalan kesehatan yang dialaminya dengan tekanan fisik dan emosional ketika merawat suaminya, Carl Thomas Dean, sebelum sang suami meninggal pada Maret 2025.
“Saya sedang menghadapi sejumlah masalah kesehatan yang sempat saya abaikan saat saya sedang merawat Carl,” ujarnya.
Kabar meninggalnya Dolly Parton kemudian dikonfirmasi oleh keponakannya, Bryan Seaver, melalui sebuah video Instagram pada Selasa, 26 Agustus 2026.
Seaver yang juga menjabat sebagai kepala keamanan Parton mengungkapkan bahwa video pengumuman kematian tersebut sebenarnya telah dipersiapkan atas permintaan Parton sejak bertahun-tahun lalu.
“Video pengumuman ini adalah sesuatu yang diminta Dolly kepada saya bertahun-tahun yang lalu, jauh sebelum saya benar-benar menyadari bahwa hal itu akan menjadi kenyataan di masa depan.”
Menurut Seaver, Parton telah menjalani kehidupannya dengan penuh cahaya. Ia juga menggambarkan Parton kini telah bersama orang-orang terkasih yang telah lebih dahulu meninggalkannya, termasuk suaminya dan kedua orang tuanya.
Dolly Parton dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah musik country. Kariernya berlangsung selama sekitar enam dekade dan melahirkan sejumlah lagu populer, termasuk “Jolene” dan “9 to 5”.
Kepergian Parton terjadi setelah beberapa bulan menghadapi persoalan kesehatan yang membuatnya harus membatalkan sejumlah agenda. Kondisi tersebut sebelumnya telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar.
Video yang awalnya dibuat untuk menjelaskan ketidakhadirannya di sebuah acara kini memiliki makna berbeda. Pesan tersebut menjadi salah satu momen terakhir Parton menyapa penggemarnya sebelum legenda musik country itu berpulang.





