
JAKARTA, wartametropolitan.com – Raja Charles III melakukan kunjungan ke Masjid Pusat Cambridge (Cambridge Central Mosque) di Inggris, yang dikenal sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Eropa yang dibangun khusus dengan konsep berkelanjutan. Dalam kunjungan tersebut, Raja meresmikan plakat peringatan sekaligus meninjau berbagai teknologi hijau yang diterapkan di kawasan masjid.
Kunjungan itu menjadi bagian dari agenda Raja Charles dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mempererat hubungan dengan berbagai komunitas. Setibanya di lokasi, ia disambut para pemimpin komunitas Muslim dan masyarakat yang hadir.
Masjid Pusat Cambridge tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan bagi masyarakat. Bangunan ini dirancang dengan mengedepankan efisiensi energi dan pelestarian lingkungan.
Selama berada di masjid, Raja Charles melihat secara langsung sejumlah teknologi ramah lingkungan yang diterapkan, seperti panel surya serta pompa panas hemat energi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemanas dan pendingin bangunan dengan emisi yang lebih rendah.
Selain itu, ia juga meninjau sistem pengelolaan air yang memanfaatkan daur ulang air limbah serta penampungan air hujan. Air tersebut kemudian digunakan kembali untuk kebutuhan irigasi dan fasilitas toilet sehingga mampu mengurangi konsumsi air bersih.
Dalam kesempatan yang sama, Raja Charles meresmikan plakat peringatan untuk menandai peringatan 75 tahun Cambridge memperoleh status sebagai kota.
Raja disebut terkesan dengan konsep arsitektur sekaligus fungsi sosial Masjid Pusat Cambridge. Ia menilai keberadaan masjid tersebut memberikan kontribusi positif bagi komunitas Muslim sekaligus menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari beragam latar belakang.
Rangkaian agenda Raja Charles di Cambridge juga mencakup peresmian Laboratorium Whittle, pusat riset yang berfokus pada pengembangan teknologi penerbangan dan energi dengan target emisi nol bersih (net-zero).
Proyek tersebut merupakan bagian dari Sustainable Markets Initiative yang diluncurkan Raja Charles pada 2020 untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak dalam mengembangkan solusi berkelanjutan.
Sebelum mengunjungi Cambridge, Raja Charles diketahui bertemu Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Andy Burnham, di Istana Buckingham. Setelah pertemuan itu, ia terlihat meninggalkan Istana Kensington menggunakan helikopter sambil melambaikan tangan kepada masyarakat yang menyambutnya.





