JAKARTA, wartametropolitan.com – RM dan J-Hope BTS menuai kritik ARMY setelah videonya menjadi viral saat menikmati konser Chris Brown dan Usher. Kehadiran mereka memicu reaksi beragam, termasuk kritik keras dari sebagian penggemar.

Dalam video yang beredar, kedua anggota BTS tersebut terlihat menyaksikan penampilan di atas panggung sembari menikmati musik dan mengikuti irama. Momen itu kemudian menjadi bahan perdebatan karena konser tersebut menampilkan Chris Brown, yang selama bertahun-tahun menghadapi kontroversi terkait persoalan hukum dan kekerasan.

Sebagian penggemar menilai kehadiran RM dan J-Hope merupakan hal yang wajar sebagai pilihan pribadi. Mereka berpendapat bahwa menikmati karya seorang musisi tidak otomatis berarti menyetujui seluruh perilaku atau kehidupan pribadi sang artis.

“BTS hanya berutang karya musik kepada kalian, tidak lebih. Itu hidup mereka. Mengapa kalian mencoba mendikte apa yang mereka lakukan?” tulis netizen.

“Hanya karena mereka menikmatinya, bukan berarti mereka memberikan dukungan kepada orang tersebut,” tulis netizen.

Namun, bagi pihak lain, masalah ini melampaui sekadar soal mendengarkan musik.Seorang penggemar yang kecewa menulis bahwa mereka paham grup beranggotakan tujuh orang itu tidak memiliki kewajiban apa pun kepada penggemar, namun mereka merasa bimbang karena para anggota telah bertahun-tahun membangun citra yang lekat dengan nilai-nilai welas asih dan etika.

“Masalahnya adalah mereka telah membangun citra sebagai sosok yang menjunjung etika dan moral, namun kini mereka justru memberikan sorotan dan dukungan kepada seseorang yang dikenal publik sebagai pelaku kekerasan,” tulis warganet.

Penggemar lain menambahkan, “BTS sudah bertahun-tahun menyatakan diri sebagai feminis, dan menurut saya, seorang feminis tidak akan mendatangi konser pelaku kekerasan yang sudah diketahui publik.”

Sentimen tersebut menjadi salah satu argumen utama dalam kontroversi ini: Bisakah penggemar memisahkan karya musik seorang artis dari riwayat pribadi artis tersebut, dan haruskah anggota BTS dinilai dengan standar yang berbeda karena nilai-nilai yang telah mereka sampaikan secara terbuka?

ARMY Kecewa

Kecaman ini sebagian besar berpusat pada rekam jejak kontroversial Brown. Ia mengaku bersalah atas tindak pidana penyerangan berat pada tahun 2009 setelah menyerang kekasihnya saat itu, Rihanna, dan ia terus menghadapi berbagai kontroversi hukum selama bertahun-tahun setelahnya.

Pada 2025, ia menyatakan tidak bersalah di London atas tuduhan yang bermula dari dugaan penyerangan di sebuah kelab malam pada tahun 2023.

Tur bersamanya dengan Usher saat ini pun telah memicu kontroversi. Usher menghadapi kritik akibat interaksi canggung yang viral dengan seorang penggemar wanita saat konser bulan Juli, sementara tur tersebut secara keseluruhan terus mendapat sorotan tajam karena rekam jejak Brown.

Konteks tersebut menjelaskan mengapa sebagian penggemar BTS memandang kehadiran J-Hope dan RM bukan sekadar sebagai malam biasa di sebuah konser.

Bagi para penggemar ini, menunjukkan antusiasme secara terbuka di acara tersebut terasa seperti memberikan perhatian dan sorotan kepada seorang artis yang menurut mereka tidak pantas untuk dirayakan.

Situasi semakin memanas ketika penggemar kembali mengangkat rekaman lama yang memperlihatkan Jungkook dan V sedang menikmati lagu Chris Brown saat siaran langsung di Weverse.

Hal itu kembali memicu perbincangan lama dan memperparah kritik dari sebagian kalangan penggemar. Pendapat penggemar terbelah tajam. Mereka yang membela BTS bersikeras bahwa menikmati musik seseorang tidak serta-merta berarti mendukung perilaku orang tersebut.

“Itu kan cuma musik,” ujar seorang penggemar, sementara yang lain mengaku prihatin melihat para anggota harus menghadapi apa yang mereka sebut sebagai komunitas penggemar yang kian toksik.

Seorang penggemar secara blak-blakan menepis anggapan tersebut dengan menulis, “Tidak ada alasan ‘itu cuma lagu’ jika penyanyinya adalah seorang…”

Warganet memilih untuk tidak menonton tur gabungan yang menampilkan Usher dan Brown karena kontroversi pribadi yang melekat pada kedua artis tersebut, serta reaksi keras di dunia maya akibat interaksi provokatif dengan penggemar di atas panggung yang sempat viral.

Beberapa lokasi tur baru-baru ini memicu beragam reaksi publik terkait interaksi provokatif atau canggung dengan penggemar di atas panggung, termasuk momen viral saat seorang penggemar yang tampak tidak antusias dikawal keluar selama penampilan Usher.

Video yang memicu kemarahan publik menjadi viral karena menampilkan koreografi yang sangat eksplisit, melibatkan tiang, tempat tidur di panggung, dan gerakan pinggul yang provokatif.

Reaksi di media sosial sangat mengkritik penampilan tersebut karena dianggap “terlalu eksplisit” dan tidak pantas untuk pertunjukan di stadion.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *