JAKARTA, wartametropolitan.com – Upaya Meghan Markle untuk kembali menguatkan eksistensinya di industri hiburan Hollywood disebut menghadapi kendala. Duchess of Sussex itu dikabarkan terlalu berhati-hati dalam menjaga citra sehingga justru membuat peluangnya membangun kedekatan dengan publik menjadi terbatas.

Sorotan tersebut muncul di tengah aktivitas Meghan di dunia media, termasuk wawancara dan kemunculannya dalam sejumlah podcast. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup membuat penonton melihat sisi pribadi Meghan secara lebih dekat.

Menurut seorang sumber internal yang berbicara kepada Closer, Meghan disebut memiliki kecenderungan untuk terlalu mengontrol penampilannya ketika berada di ruang publik. Sikap tersebut dinilai kurang sesuai dengan karakter podcast yang biasanya mengandalkan percakapan terbuka dan spontan.

“Meghan terlalu tertutup dan terlalu menjaga kendali diri untuk bisa sukses di dunia podcast, dan ia takut tampil di acara orang lain di mana ia akan dicecar pertanyaan sulit dalam format diskusi yang mendalam.”

Sejak meninggalkan tugas sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris, Meghan memang beberapa kali berbicara kepada publik melalui berbagai platform. Ia juga mulai memperluas aktivitasnya di ranah media sebagai bagian dari perjalanan baru bersama keluarganya di Amerika Serikat.

Namun, menurut sumber tersebut, keterbukaan menjadi salah satu faktor penting untuk membangun sebuah program media. Meghan disebut belum bersedia mengambil risiko dengan tampil dalam situasi yang membuat dirinya tidak sepenuhnya dapat mengendalikan arah pembicaraan.

“Sayangnya, itu adalah satu-satunya cara efektif untuk mengembangkan sebuah acara, dan Meghan tidak bersedia menempuh langkah sejauh itu.

“Setelah segala hal yang ia lalui—mulai dari kepindahan yang penuh gejolak ke Amerika hingga upayanya meraup kekayaan di industri media—ia tetap menjadi musuh terbesarnya sendiri,” jelas sumber tersebut.

Sikap hati-hati Meghan disebut berkaitan erat dengan pengalaman menghadapi kritik publik. Ia dikabarkan semakin khawatir terhadap respons negatif yang dapat muncul setelah dirinya membagikan sesuatu di media sosial.

Bahkan, unggahan berupa foto maupun video disebut berpotensi membuat Meghan kembali menjadi sasaran komentar negatif. Kondisi tersebut membuatnya memilih membatasi ruang bagi para pengkritik dan troll untuk memberikan respons terhadap aktivitasnya.

Keputusan itu pada akhirnya dinilai dapat menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi, Meghan ingin memperkuat kembali kehadirannya di dunia hiburan dan media. Di sisi lain, keterbukaan yang lebih besar berpotensi membuatnya menghadapi kritik yang selama ini berusaha dihindarinya.

Sumber tersebut menilai kekhawatiran terhadap respons publik menjadi salah satu alasan Meghan enggan mengambil langkah lebih berisiko, termasuk menjadi bintang tamu dalam podcast milik orang lain.

“Jika ia tampil di podcast dan mencurahkan isi hatinya, hal itu justru akan memberikan ‘amunisi’ lebih banyak bagi kelompok yang tampaknya memusuhinya; jadi, wajar saja jika ia merasa sangat ragu untuk melakukan hal itu.”

Situasi tersebut membuat perjalanan comeback Meghan Markle di Hollywood menjadi sorotan. Upaya membangun kembali karier media tidak hanya membutuhkan proyek dan eksposur, tetapi juga kemampuan untuk tampil lebih terbuka di hadapan publik.

Untuk saat ini, penilaian mengenai hambatan karier Meghan tersebut masih berasal dari sumber yang dikutip Closer. Tidak ada keterangan langsung dari Meghan mengenai klaim bahwa rasa takut terhadap kritik menjadi alasan dirinya enggan mengambil tawaran tampil di podcast pihak lain.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *