JAKARTA, wartametropolitan.com – Victoria Beckham tengah menikmati fase positif dalam perjalanan bisnisnya di tengah drama keluarganya yang menuai sorotan. Setelah melewati proses panjang sejak merek fesyennya diluncurkan, desainer berusia 52 tahun itu akhirnya mencatatkan laba untuk pertama kalinya.

Bisnis Beckham membukukan keuntungan sebesar 7,3 juta. Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh lini kecantikannya yang semakin berkembang dan menjadi salah satu bagian penting dalam performa bisnis sang desainer.

Keberhasilan finansial itu datang bersamaan dengan langkah ekspansi Beckham ke Amerika Serikat. Ia baru saja membuka toko permanen di kawasan SoHo, New York, yang menjadi gerai tetap keduanya setelah butik di Dover Street, London.

Toko tersebut dirancang dengan konsep yang tidak menyerupai gerai fesyen konvensional. Interiornya mengandalkan perpaduan tirai beludru, meja berbahan marmer, lantai kayu, serta sofa berukuran besar yang memberikan kesan hangat dan elegan.

Sejumlah bagian asli dari bangunan juga tetap dipertahankan. Beckham ingin karakter arsitektur tempat tersebut tidak hilang sehingga desain toko dapat menyatu dengan identitas kawasan SoHo yang dikenal memiliki karakter khas.

“Saya sangat ingin toko di SoHo ini menghargai karakter unik bangunan tersebut dan memberikan nuansa khas New York pada ruangannya,” ujarnya.

Untuk memperkuat karakter ruang, Beckham turut menjadikan karya seniman Tamara de Lempicka sebagai salah satu sumber inspirasinya. Sentuhan tersebut memperlihatkan upayanya menggabungkan identitas merek dengan atmosfer kota tempat toko tersebut berada.

New York sendiri bukan wilayah baru bagi Beckham. Kota tersebut memiliki nilai historis dalam perjalanan kariernya karena pada 2008 ia pertama kali memperkenalkan koleksi fesyennya di sana.

Kini, lebih dari satu dekade setelah debut koleksinya di New York, Beckham kembali memperkuat kehadirannya melalui toko permanen. Langkah itu juga beriringan dengan perkembangan lini kecantikan yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnisnya.

Pembukaan gerai di SoHo sekaligus menjadi penanda babak baru bagi Victoria Beckham sebagai pengusaha dan desainer. Setelah bertahun-tahun membangun mereknya, pencapaian laba pertama dan ekspansi toko menunjukkan bisnis tersebut mulai memasuki fase pertumbuhan yang lebih menjanjikan.

Dengan kehadiran toko permanen kedua di New York, Beckham kini memiliki pijakan yang lebih kuat untuk memperluas jangkauan merek fesyen dan kecantikannya di pasar Amerika Serikat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *