
JAKARTA, wartametropolitan.com – K-drama dikenal dengan kisah romantis yang dramatis dan cerita yang emosional, tetapi seringkali momen-momen paling rentah, yang meninggalkan dampak terdalam.
Ya, ketika pemeran utama menurunkan pertahanan mereka dengan menitikkan air mata yang mengalir, itu mengungkapkan sesuatu yang sangat manusiawi yang mustahil untuk dilupakan kepada siapa saja dan ada beberapa adegan menangis terbaik dari drama korea. Berikut ulasannya.
Adegan Menangis Drama Korea Paling Berkesan
- Lee Junho di “The Red Sleeve”
“The Red Sleeve” adalah K-drama sejarah yang menceritakan kisah seorang kaisar bernama Yi San (Lee Junho) yang jatuh cinta dengan seorang dayang istana bernama Seong Deok Im (Lee Se Young). Terlepas dari perbedaan kelas dan status mereka, keduanya terlibat dalam kisah cinta yang mendalam sambil berusaha berjuang untuk negara mereka.
Serial ini dipenuhi dengan momen-momen emosional, tetapi bagian akhirnyalah yang paling menyentuh. Setelah kepergian Deok Im, Lee Junho memberikan salah satu penampilan paling menghancurkan dalam keseluruhan drama. Kesedihannya tidak tertahan, tetapi benar-benar menguasainya. Dia tidak hanya menangis, tetapi juga hancur, meratapi wanita yang dicintainya dan kehidupan yang tidak pernah mereka jalani. Kesedihan itu terus terasa lama setelah adegan berakhir.

- Ji Chang Wook dalam “Lovestruck in the City”
Park Jae Won (Ji Chang Wook), seorang arsitek yang penuh gairah, tidak bisa melupakan seorang wanita misterius yang telah merebut hatinya dan kameranya. Lee Eun Oh (Kim Ji Won), seorang wanita biasa, mulai hidup sebagai Yun Seon Ah yang riang dan menarik perhatiannya. Namun karena keadaan yang tak terduga, Eun Oh terpaksa meninggalkan Jae Won, hanya untuk kemudian bertemu kembali.
Hanya sedikit penampilan yang mampu menggambarkan patah hati seberantakan dan sejujur Ji Chang Wook di sini. Karakternya berpegang teguh pada kenangan yang sudah tidak ada lagi, tidak mampu melepaskannya. Ketika semuanya akhirnya terungkap setelah minum terlalu banyak, hasilnya adalah salah satu adegan emosional paling mentah dalam serial ini. Adegan itu berantakan, menyakitkan, dan sangat nyata, membawa semua frustrasi dan kerinduan yang selama ini ia pendam.

- Son Ye Jin dalam “Thirty-Nine”
“Thirty-Nine” mengikuti tiga sahabat yang hampir berusia 40 tahun saat mereka menjalani hidup, cinta, dan kehilangan bersama. Ikatan mereka menopang mereka melalui setiap suka dan duka, terutama ketika salah satu dari mereka menghadapi penyakit yang menghancurkan yang mengubah segalanya.
Son Ye Jin memikul sebagian besar beban emosional cerita, tetapi momen ketika sahabatnya meninggal benar-benar membuka segalanya. Reaksinya terasa tanpa filter, seperti kesedihan yang datang sekaligus tanpa waktu untuk bersiap. Kejutan, rasa sakit, dan patah hati datang secara bersamaan, dan air matanya mengatakan semua yang tidak bisa dia katakan.

- Park Hyung Sik dalam “Strong Woman Do Bong Soon”
“Strong Woman Do Bong Soon” dibintangi oleh Park Bo Young sebagai pembuat game yang bercita-cita tinggi yang lahir dengan kekuatan super. Ia bertemu dengan Ahn Min Hyuk (Park Hyung Sik), CEO sebuah perusahaan game yang kebetulan membutuhkan seorang pengawal. Ia akhirnya mempekerjakan Do Bong Soon dengan bonus tambahan berupa kesempatan untuk mengembangkan game sambil bekerja untuknya.
Dikenal karena pesonanya dan energinya yang ceria, Park Hyung Sik menunjukkan kedalaman emosional yang mengejutkan di sini. Adegan tangisannya yang paling kuat terjadi ketika Min Hyuk dengan putus asa mencoba menyelamatkan Bong Soon, yang terjebak di balik pintu terkunci dengan bom yang terikat di tubuhnya. Kepanikan dan ketakutan menguasainya, merampas ketenangannya yang biasa. Kontras itu membuat momen tersebut terasa lebih menyentuh, mengubah adegan komedi romantis menjadi sesuatu yang tak terduga dan memilukan.

- Park Bo Gum dalam “Good Boy”
Dalam “Good Boy,” Park Bo Gum menampilkan adegan tangisan yang terasa sangat nyata. Saat karakternya mulai kehilangan penglihatannya, emosinya muncul sekaligus, didorong oleh rasa takut, frustrasi, dan beban dari apa yang akan hilang darinya. Anda dapat merasakan kepanikan di saat-saat ia menyadari penglihatannya memburuk, dan itu membuat setiap air mata terasa lebih menyakitkan. Kerentanan yang jujur itulah yang membuat penampilannya begitu meyakinkan dan sulit diabaikan.
Dalam satu momen yang sangat memilukan, Yoon Dong Ju (Park Bo Gum) sedang berbicara dengan Kim Jong Hyun (Lee Sang Yi) ketika semuanya tiba-tiba menjadi kabur. Saat ia menyadari bahwa ia akan buta, kepanikan pun melanda. Matanya dipenuhi air mata saat ia mengakui bahwa ia tidak lagi dapat melihat apa pun. Ini adalah momen yang menangkap rasa takut, kaget, dan ketidakberdayaan sekaligus, membuat kerentanannya tak mungkin diabaikan.






