JAKARTA, wartametropolitan.com – Drama Korea bernuansa supernatural memberi sisi lain dari banyak drakor yang ada. Kisah makhluk-makhluk gaib, roh jahat dan berbagai sosok mitos lainnya seolah bebas berkeliaran di muka bumi.

Namun, jika merujuk pada narasi kaya dalam drama Korea, mungkin saja mereka selama ini memang hidup di tengah-tengah kita. Mulai sosok makhluk mitos yang kesepian, kisah asmara seorang gumiho (rubah berekor sembilan), hingga Malaikat Maut yang terlibat dalam urusan manusia—drama Korea dengan cerdas memadukan alur cerita supernatural dengan latar yang atmosferik, menjadikannya tontonan sempurna untuk dinikmati selama musim gugur.
Nah, berikut drama yang layak disaksikan kembali, yang menyuguhkan romansa dan kerinduan, sekaligus tawa dan air mata.

Drama Korea Bernuansa Supernatural

“My Roommate Is a Gumiho”

Shin Woo Yeo (Jang Ki Yong) adalah seekor rubah berekor sembilan berusia 999 tahun yang hampir menyelesaikan masa seribu tahunnya hidup di antara manusia. Ia juga tengah berupaya untuk berubah menjadi manusia seutuhnya. Waktu hampir habis, dan kehidupannya yang selama ini tertata rapi tiba-tiba berubah drastis ketika seorang mahasiswi bernama Lee Dam (Hyeri) secara tidak sengaja menelan manik ajaib miliknya. Kejadian ini menempatkan keduanya dalam situasi yang sulit, memaksa mereka untuk tinggal bersama dalam kondisi yang tidak biasa. Karena keduanya harus bertahan hidup dan keberlangsungan hidup mereka bergantung pada manik tersebut, benih-benih cinta pun mulai tumbuh di antara sang gumiho dan manusia ini.

Berlatar kehidupan universitas di Seoul, drama ini memadukan cerita rakyat Korea dengan unsur romansa dan komedi. Kisah tentang makhluk abadi yang mencoba beradaptasi dengan dunia modern—dan secara tak terduga jatuh cinta—memberikan nuansa yang nyaman dan membawa penonton ke dunia lain. Dengan sentuhan romantis yang hangat serta premis supernatural yang jenaka, drama ini sangat pas ditonton saat musim gugur, terutama jika Anda menginginkan sesuatu yang magis namun tidak terlalu kelam.

“Doom at Your Service”

Tak Dong Kyung (Park Bo Young) adalah seorang wanita yang hidupnya berubah drastis saat mengetahui bahwa sisa waktunya di dunia ini tidak lama lagi. Diagnosis tersebut datang di saat yang bersamaan ketika ia mendapati kekasihnya telah berselingkuh dan ternyata sudah menikah. Keadaan tidak bisa menjadi lebih buruk baginya, dan dalam momen keputusasaan, ia berharap dunia ini hancur. Keinginan tersebut mendatangkan Myul Mang (Seo In Guk)—makhluk supranatural yang dikenal sebagai “Malapetaka” (Doom)—ke dalam hidupnya. Myul Mang sendiri merasa lelah dengan keberadaannya yang terombang-ambing di antara dunia orang hidup dan alam lain. Ia kemudian membuat kesepakatan dengan Dong Kyung: ia akan memastikan hari-hari terakhir Dong Kyung bebas dari rasa sakit, dengan imbalan Dong Kyung harus memohon kehancuran bagi dunia.

Namun, hubungan yang terjalin di antara keduanya menjadi rumit dan sama sekali tidak terduga. Drama ini bergerak antara dunia nyata sehari-hari dan dunia fantasi, menggunakan premis supranaturalnya untuk mengeksplorasi tema kefanaan, takdir, dan cinta. Alur ceritanya memiliki sisi introspektif yang sangat cocok dengan suasana musim gugur—musim yang sering dikaitkan dengan perubahan dan perenungan. Ini adalah kisah romansa melankolis yang mempertanyakan sifat kehidupan yang sementara, memberikan kedalaman emosional yang melampaui sekadar premis fantasi.

“Hotel Del Luna”

Jang Man Wol (IU) adalah pemilik Hotel Del Luna yang cantik namun memiliki kepribadian rumit. Hotel misterius yang terletak di jantung kota Seoul ini khusus melayani para hantu yang sedang menunggu untuk melanjutkan perjalanan ke alam baka. Goo Chan Sung (Yeo Jin Goo), seorang manajer hotel dari kalangan manusia, terseret ke dalam dunia supranatural milik Man Wol dan kini bertanggung jawab membantu mengelola hotel yang tidak biasa tersebut.

Interior hotel yang mewah, nuansa elegan ala masa lampau, busana memukau yang dikenakan IU, serta premis supranaturalnya menciptakan atmosfer yang terasa menghantui sekaligus indah. Setiap hantu yang datang membawa kisah yang belum tuntas, menghadirkan kaleidoskop emosional yang mencakup cinta, penyesalan, dan keikhlasan untuk melepaskan. Dengan latar dunia hantu dan suasana yang sedikit mencekam, “Hotel Del Luna” sangat pas untuk dinikmati di malam musim gugur yang sejuk, saat Anda mendambakan sebuah kisah bernuansa supranatural.

“Tale of the Nine-Tailed”

Yi Yeon (Lee Dong Wook) adalah seekor gumiho (rubah berekor sembilan) yang telah hidup selama berabad-abad. Ia telah meninggalkan pegunungan dan kini menjalani kehidupan di tengah-tengah manusia. Hidupnya berubah ketika ia bertemu dengan seorang produser televisi bernama Ji Ah (Jo Bo Ah), yang yakin bahwa pria itu memiliki keterkaitan dengan sebuah peristiwa misterius di masa kecilnya. Yi Yeon berusaha merahasiakan identitasnya dari Ji Ah, karena ia sadar bahwa wanita itu memiliki hubungan dengan cinta dalam hidupnya, Ah Eum, yang telah meninggal berabad-abad silam. Yi Rang (Kim Bum), saudara tiri Yi Yeon yang juga merupakan makhluk supranatural, menambah lapisan konflik dalam cerita ini.

Dengan memadukan mitologi Korea, romansa, dan elemen supranatural yang lebih kelam, serial ini menghadirkan cerita rakyat kuno ke dalam dunia modern. Nuansa yang lebih gelap, pertemuan-pertemuan misterius, serta unsur mitologi menjadikannya pilihan yang sangat pas untuk ditonton saat musim gugur, terutama jika Anda mencari tayangan dengan sentuhan pesona dunia lain.

“Guardian: The Lonely and Great God”

Jika musim gugur memiliki drama yang mewakilinya, maka “Guardian: The Lonely and Great God” akan menempati posisi teratas. Sebagai kisah cinta dan kerinduan yang manis sekaligus getir—dengan pemandangan dedaunan musim gugur di Korea dan Kanada yang menambah estetika—drama ini sangat cocok untuk ditonton secara maraton. Kim Shin (Gong Yoo) adalah seorang goblin abadi dikutuk untuk hidup selamanya sampai ia menemukan pengantin yang ditakdirkan baginya—satu-satunya sosok yang dapat mengakhiri kehidupan abadinya. Eun Tak (Kim Go Eun), seorang perempuan muda yang memiliki kemampuan untuk melihat hantu, menjadi sosok sentral dalam takdir sang goblin. Malaikat Maut (Lee Dong Wook), sahabat sekaligus rival yang terus-menerus berdebat dengannya, juga turut terlibat dalam kehidupan Eun Tak.

Dengan alur yang berpindah antara masa kini dan masa lalu Kim Shin yang telah berlangsung selama berabad-abad, drama ini mengeksplorasi tema keabadian, reinkarnasi, takdir, serta cinta yang melampaui waktu. Pergantian musim, lanskap yang diselimuti kabut, dan romansa yang melankolis memberikan nuansa musim gugur yang begitu kental pada tayangan ini.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *