
JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat berbagai program pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta kini menempati peringkat pertama sebagai kota pelajar di Indonesia, mengungguli Yogyakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat membahas perkembangan pendidikan di Jakarta sekaligus menyambut kehadiran Universitas Ciputra Jakarta. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu indikator kemajuan pendidikan di Ibu Kota.
“Tadi saya menyampaikan bahwa yang paling utama adalah tentang pendidikan. Jakarta sekarang ini, untuk pendidikan, untuk kota pelajar, yang dulu nggak pernah ranking satu, sekarang Jakarta adalah ranking satu kota pelajar di Indonesia. Bahkan kita, kita sekarang ini lebih baik dari Jogja,” kata Pramono.
Pramono mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Ia berharap kehadiran Universitas Ciputra Jakarta dapat memperkuat ekosistem pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM di Ibu Kota.
Untuk memperluas akses pendidikan, Pemprov DKI terus meningkatkan jangkauan sejumlah program bantuan, di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah.
Pemerintah daerah juga berencana menyediakan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi anak-anak Jakarta dalam waktu dekat. Selain bantuan pendidikan, Pemprov DKI melakukan modernisasi terhadap 19 gedung sekolah dengan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
Berbagai upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih setara bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi. Pemprov DKI juga berharap kebijakan tersebut dapat membantu menekan ketimpangan sosial yang tercermin dalam angka rasio Gini.
Pramono menilai pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kesulitan ekonomi yang dapat berlangsung antargenerasi.
“Saya termasuk yang meyakini bahwa untuk memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga adalah dengan pendidikan,” ujar dia.
Sementara itu, Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi, mengapresiasi kerja sama dengan Pemprov DKI dalam mendukung penyediaan fasilitas pendidikan.
Ia berharap Universitas Ciputra Jakarta dapat berkontribusi dalam menyiapkan SDM berkualitas yang dibutuhkan untuk mendukung ambisi Jakarta menjadi salah satu kota global terkemuka di dunia.
“Mudah-mudahan kehadiran Universitas Ciputra Jakarta dapat ikut memperkuat human capital Jakarta, dan mudah-mudahan ketika suatu hari Jakarta berhasil masuk dalam jajaran 50 kota global terkemuka di dunia,” tuturnya.
Harun menjelaskan, Universitas Ciputra memiliki visi untuk membentuk generasi yang mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Menurutnya, kewirausahaan menjadi bagian mendasar dari pendekatan pendidikan yang diterapkan universitas tersebut, bukan sekadar materi pembelajaran di ruang kelas.
“Karena itu, entrepreneurship bukan sekadar mata kuliah di Universitas Ciputra. Entrepreneurship adalah DNA Universitas Ciputra,” ucap dia.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi generasi muda, serta menyiapkan SDM yang mampu bersaing di tingkat global. Bagi Jakarta, penguatan pendidikan menjadi salah satu modal penting untuk mendukung pembangunan kota dan mengurangi kesenjangan sosial.





