
JAKARTA, wartametropolitan.com – Indomaret memperluas langkah bisnisnya dengan masuk ke industri apparel melalui peluncuran brand fashion Fitcomm. Kehadiran lini pakaian ini menjadi bagian dari transformasi Indomaret dalam mengikuti perkembangan gaya hidup urban masyarakat perkotaan.
Selama ini, Indomaret dikenal sebagai jaringan minimarket yang identik dengan kebutuhan harian. Namun kini, perusahaan mulai merambah sektor fashion kasual dengan menghadirkan produk yang menyasar generasi muda dan masyarakat urban.

Fitcomm hadir membawa konsep fesyen yang sederhana, nyaman, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, di mana nama Fitcomm sendiri lahir dari perpaduan kata “Fit” dan “Common”, yang menggambarkan kenyamanan dalam aktivitas harian masyarakat modern.
“Perjalanan Fitcomm dimulai dari keinginan untuk memberikan lebih bagi pelanggan,” kata Marcomm Executive PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Bastari Akmal.
Menurut Bastari, Indomaret melihat perubahan perilaku konsumen yang kini menjadikan fashion sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup, bukan sekadar kebutuhan pelengkap.
Melalui Fitcomm, Indomaret mencoba menghadirkan pengalaman baru di convenience store, di mana pelanggan tidak hanya membeli kebutuhan pokok, tetapi juga produk fashion yang merepresentasikan gaya urban.
Koleksi perdana Fitcomm mengusung tema “Back to Heritage”. Konsep tersebut diangkat untuk membangun kedekatan emosional masyarakat dengan ikon-ikon Indomaret yang sudah akrab selama puluhan tahun.
Produk yang diperkenalkan antara lain t-shirt bertema Indomaret Icons, kaus kaki dengan motif garis khas, hingga tote bag berbahan kanvas. Seluruh koleksi dipasarkan dengan harga terjangkau mulai Rp29.900 hingga Rp89.000.
Peluncuran produk digelar di Selasar Ground Floor Menara Indomaret, Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Dalam acara tersebut, Indomaret juga menghadirkan Mike Octavian yang sebelumnya dikenal publik sebagai “manusia silver”.

Mike mengaku koleksi Fitcomm terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari dan nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
“Bagi saya, ini terasa sangat personal. Materialnya nyaman sekali dipakai seharian, tapi yang paling saya suka adalah desainnya. Rasanya seperti memakai cerita keseharian kita sendiri,” kata Mike.
Langkah Indomaret memasuki industri apparel dinilai sebagai evolusi bisnis perusahaan yang telah berdiri sejak 1988. Memasuki dekade keempat, perusahaan mulai memperluas identitasnya dari sekadar toko modern menjadi bagian dari kultur gaya hidup urban masyarakat Indonesia.
Kehadiran Fitcomm sekaligus memperlihatkan bagaimana tren fashion kini semakin dekat dengan ruang keseharian masyarakat, termasuk melalui jaringan minimarket yang mudah dijangkau.





