
JAKARTA, wartametropolitan.com – Rapper Drake kembali menjadi sorotan industri musik global dalam perilisan album terbarunya bertajuk “Iceman” pada Jumat, 15 Mei 2026.
Album Iceman ini disebut-sebut menjadi proyek penting dalam perjalanan karier Drake setelah perseteruannya dengan Kendrick Lamar memicu gelombang kritik besar di dunia hip hop sepanjang tahun lalu.
Konflik dua musisi papan atas itu sempat menjadi pembahasan besar di media sosial dan industri musik internasional. Lagu diss milik Kendrick Lamar berjudul Not Like Us bahkan sukses menjadi hit besar dan membawa pulang sejumlah penghargaan Grammy.
Keberhasilan lagu tersebut ikut memengaruhi citra Drake di mata sebagian penggemar hip hop. Banyak kritik bermunculan setelah perseteruan itu memanas dan menjadi fenomena budaya populer di internet.
Meski demikian, Drake masih mempertahankan statusnya sebagai salah satu musisi dengan jumlah streaming terbesar di dunia. Namun sejumlah pengamat musik menilai pria kelahiran 1986 itu belum kembali menghasilkan lagu yang benar-benar mendominasi tangga musik dalam beberapa tahun terakhir.
Beberapa rilisan seperti “Nokia” dan “What Did I Miss?” memang mencatat performa yang cukup baik, tetapi dinilai belum mampu mengubah persepsi publik terhadap dirinya pasca konflik dengan Kendrick Lamar.
Kini, album “Iceman” dipandang sebagai titik krusial yang dapat menentukan arah baru karier Drake di industri hip hop global.
Untuk mendukung perilisan album tersebut, Drake menjalankan promosi besar-besaran melalui konsep bertema es yang viral di media sosial. Berbagai cuplikan dan materi promosi daring juga terus dibagikan guna membangun antusiasme penggemar.
Sejumlah pengamat musik meyakini “Iceman” akan menjadi ujian besar bagi Drake untuk membuktikan dirinya masih layak berada di jajaran teratas industri rap dunia setelah badai kritik yang menerpanya dalam setahun terakhir.





