
JAKARTA, wartametropolitan.com – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mulai menggelar Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 di Balai Kota DKI Jakarta pada 3–4 Juli 2026. Mengusung tema “Aksi Nyata, Dampak Terasa”, festival ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperluas wawasan, berbagi gagasan, serta berkolaborasi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Penyelenggaraan JEFF 2026 menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan lingkungan menjelang usia lima abad Jakarta. Beragam tantangan, mulai dari pengelolaan sampah hingga kualitas udara, menjadi fokus yang diangkat melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif selama festival berlangsung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama. Melalui JEFF 2026, kami ingin mengajak warga datang, melihat langsung, berdiskusi, dan mengambil inspirasi untuk memulai aksi nyata dari lingkungan terdekat,” kata Dudi.
Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan, seperti peluncuran Early Warning System (EWS) pada Website Udara Jakarta, penyerahan Piagam Rekor MURI pembuatan eco enzyme secara serentak, peresmian reaktivasi Waste Station atau Bank Sampah Balai Kota, forum diskusi lingkungan, pameran, career talk, pemutaran film pendek, hingga lokakarya kreatif bertema ramah lingkungan.
Sejumlah kegiatan lain juga disiapkan, antara lain pameran ‘Bukan Tentang Sampah’, talk show ‘Merawat Jakarta, Mulai dari Langkah Kita’, pemutaran film pendek ‘Harun Namanya’, dan workshop pengelolaan wadah kosong bekas skin care bersama Paragon.
Kemudian pembuatan aksesori dari limbah plastik bersama Rue, pelatihan pembuatan pembalut kain guna ulang bersama Daridiri, serta kegiatan anak bertajuk ‘Menggambar Future Jakarta Bersama Bobo’.
Dudi berharap, JEFF 2026 tidak sekadar menjadi festival, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
“Kami mengajak seluruh warga datang ke JEFF 2026. Mari jadikan Balai Kota sebagai ruang bertemu, belajar, dan memulai langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi masa depan Jakarta,” ujar dia.
JEFF 2026 terbuka untuk masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat berbagai aksi pelestarian lingkungan. Melalui festival ini, Dinas LH berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, hingga lingkungan sekitar.





