JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan proses renovasi Jakarta Islamic Centre (JIC) akan segera dilakukan di Koja, Jakarta Utara. Kepastian itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyusul kondisi bangunan yang hingga kini belum sepenuhnya dipulihkan setelah terdampak kebakaran.

Pramono menjelaskan, saat ini Pemprov DKI masih menyelesaikan proses perhitungan kebutuhan anggaran sebagai tahap awal sebelum pekerjaan renovasi dimulai. Perbaikan akan difokuskan pada kompleks masjid dan fasilitas pendidikan Islam yang berada di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara.

Menurutnya, proyek renovasi tidak bisa lagi ditunda mengingat bangunan tersebut sudah terlalu lama menunggu proses pemulihan.

“Untuk Islamic Center atau masjid yang ada di Jakarta Utara, sekarang sedang dalam proses perhitungan untuk segera dilakukan perbaikan dan renovasi. Karena sudah terlalu lama tidak dikerjakan,” ujar Pramono, Kamis (16/7).

Selain mengandalkan anggaran pemerintah, Pemprov DKI juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk mempercepat proses renovasi. Dukungan tersebut direncanakan melalui skema kemitraan, seperti program Corporate Social Responsibility (CSR).

Pramono mengungkapkan, sudah ada pihak yang menyatakan minat untuk ikut berpartisipasi dalam proses renovasi Jakarta Islamic Centre. Namun, ia belum bersedia mengungkap identitas calon mitra tersebut.

“Nanti pihak luarnya akan saya sampaikan. Sebagai bagian untuk apa, kalau di swasta kan ada CSR, tapi itu kurang lebih seperti itulah,” ucap dia.

Renovasi Jakarta Islamic Centre menjadi salah satu agenda Pemprov DKI Jakarta untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pengembangan syiar Islam di ibu kota. Proses perhitungan anggaran yang tengah berlangsung diharapkan dapat segera rampung sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *