JAKARTA, wartametropolitan.com – WhatsApp akan menghadirkan fitur nama pengguna (username) yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon. Pembaruan yang diumumkan perusahaan milik Meta tersebut akan diluncurkan secara bertahap di berbagai negara dalam beberapa bulan mendatang.

Melalui fitur baru ini, pengguna dapat memilih username unik untuk dibagikan kepada orang lain sebagai identitas saat berinteraksi di aplikasi pesan instan tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap privasi pengguna.

“Dirancang untuk melindungi privasi nomor telepon Anda,” demikian keterangan WhatsApp dalam pernyataannya.

Dengan adanya username, nomor telepon tidak lagi otomatis terlihat ketika pengguna bergabung ke dalam grup percakapan beranggotakan banyak orang atau saat pertama kali menghubungi seseorang maupun akun bisnis melalui WhatsApp.

Meta menjelaskan sistem ini juga tidak menyediakan direktori atau daftar nama pengguna yang dapat ditelusuri. Seseorang hanya dapat menghubungi pengguna lain apabila mengetahui username yang digunakan.

“Tidak ada direktori untuk dijelajahi dan tidak ada saran, jadi orang perlu mengetahui nama pengguna Anda yang tepat untuk menghubungi Anda,” kata Meta.

WhatsApp mengklaim saat ini digunakan oleh lebih dari tiga miliar pengguna di seluruh dunia. Dengan jumlah pengguna yang sangat besar, perusahaan mengakui tidak semua orang akan memperoleh username sesuai keinginan karena setiap nama pengguna harus bersifat unik.

Perusahaan menyatakan proses reservasi username akan dibuka secara bertahap di setiap negara. Pengguna akan menerima pemberitahuan ketika layanan tersebut mulai tersedia di wilayah masing-masing.

Selain pengguna individu, Meta juga memberikan prioritas kepada kreator konten, pelaku usaha kecil, dan organisasi untuk menggunakan username yang telah mereka pakai di platform Meta lainnya, seperti Facebook dan Instagram. Dengan demikian, identitas digital mereka dapat tetap konsisten di berbagai layanan yang berada dalam satu ekosistem.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *