
JAKARTA, wartametropolitan.com – Jennie menuai perhatian publik setelah kemunculannya dalam sebuah video bersama influencer Harry Daniels saat menghadiri Coachella 2026. Pasalnya, konten tersebut menjadi viral di media sosial, namun kemudian menghilang. Ini memicu spekulasi di kalangan warganet.
Peristiwa bermula ketika Harry Daniels, yang dikenal kerap membuat konten dengan cara mendekati selebritas dan menyanyikan lagu mereka secara spontan, merekam interaksi dengan Jennie di area publik. Seperti konten-konten sebelumnya, video tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform digital.
Namun, viralnya video itu justru diikuti dengan gelombang komentar negatif, termasuk kritik terhadap penampilan fisik Jennie. Tak lama berselang, video tersebut dihapus, sehingga memunculkan dugaan bahwa pihak manajemen sang idol terlibat dalam keputusan tersebut.
Dalam penjelasannya melalui podcast pribadi, Daniels mengungkapkan kronologi di balik penghapusan video tersebut. Ia menyebut bahwa sebelumnya pihak manajer Jennie sempat menanyakan apakah video tersebut akan dikirim untuk persetujuan terlebih dahulu. Meski demikian, Daniels tetap mengunggah video tersebut seperti biasa.
Sehari setelah video itu tayang, Daniels mengaku menerima permintaan untuk menghapus konten tersebut. Ia pun akhirnya menuruti permintaan tersebut demi menjaga hubungan profesional dengan pihak terkait.
Meski keputusan itu diambil atas dasar pertimbangan profesional, langkah tersebut memicu beragam reaksi dari publik. Sebagian warganet mengkritik Jennie dan timnya, sementara lainnya menilai situasi tersebut seharusnya bisa dihindari apabila prosedur persetujuan konten dilakukan sejak awal.
Kontroversi ini kembali menyoroti dinamika hubungan antara selebritas dan kreator konten di era digital, terutama terkait batasan privasi, kontrol distribusi konten, serta etika dalam produksi dan publikasi materi yang melibatkan figur publik.





