
JAKARTA, wartametropolitan.com – Penyanyi pop dunia Britney Spears telah menyelesaikan masa rehabilitasi yang dijalani sejak pertengahan April 2026. Namun, masalahnya belum selesai. Dia harus menjalani agenda sidang perdana terkait kasus dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol (DUI).
Britney Spears yang berusia 44 tahun itu diketahui keluar dari fasilitas perawatan menjelang persidangan yang dijadwalkan berlangsung di Ventura County pada pada 4 Mei 2026. Sebelumnya, dia mulai menjalani program rehabilitasi pada 12 April setelah insiden penangkapan yang terjadi pada awal Maret.
Kasus ini bermula ketika Spears dihentikan oleh pihak kepolisian di sekitar kediamannya pada 4 Maret. Ia kemudian didakwa dengan satu pelanggaran ringan terkait mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Meski sidang perdana telah dijadwalkan, pihak Kejaksaan Distrik Ventura County menyatakan bahwa kehadiran langsung Spears tidak diwajibkan. Ia dapat diwakili oleh tim kuasa hukumnya dalam proses tersebut.
Dalam penanganan perkara ini, jaksa disebut mempertimbangkan opsi kesepakatan “wet reckless”, yang umumnya diberikan kepada pelanggar pertama tanpa riwayat kecelakaan serius. Jika disetujui, Spears berpotensi menjalani masa percobaan selama 12 bulan, mengikuti kelas wajib terkait DUI, serta membayar sejumlah denda.
Langkah Spears menjalani rehabilitasi dinilai menjadi faktor penting dalam proses hukum yang sedang berjalan. Pihak Kejaksaan turut mencatat bahwa upaya tersebut menunjukkan adanya kesadaran untuk memperbaiki diri.
Sebelumnya, perwakilan Spears juga telah memberikan pernyataan terkait insiden tersebut.
“tindakannya ‘sama sekali tidak dapat dimaafkan’ dan menyatakan harapan bahwa masa refleksi ini akan menjadi langkah pertama menuju perubahan yang sudah lama tertunda dalam hidupnya.”
Di balik keputusan menjalani rehabilitasi, terdapat peran besar dari keluarga, khususnya kedua putranya, Sean Preston (20) dan Jayden (19), yang disebut menjadi sosok penting dalam mendorong Spears untuk mencari bantuan profesional.
Keduanya merupakan anak dari pernikahan Spears dengan Kevin Federline. Menurut sumber terdekat, kekhawatiran anak-anaknya terhadap kondisi sang ibu menjadi alasan utama yang akhirnya meyakinkan Spears untuk menjalani perawatan.
Kini, setelah menyelesaikan masa rehabilitasi, pelantun lagu “Toxic” tersebut dilaporkan tengah fokus pada proses pemulihan dirinya. Sementara itu, tim hukumnya bersiap menghadapi tahapan berikutnya dalam kasus hukum yang sedang berlangsung.





