
JAKARTA, wartametropolitan.com – Kehadiran Lisa dan Ningning dalam pesta setelah Met Gala 2026 memicu perdebatan luas di media sosial. Keduanya menuai reaksi beragam setelah video dan foto dari acara tersebut viral di internet.
Kontroversi bermula ketika Lisa dan Ningning terlihat menghadiri salah satu after party Met Gala bersama Karina. Momen kebersamaan para idol K-Pop itu awalnya disambut antusias penggemar.
Video yang memperlihatkan Lisa dan Ningning berdansa bersama di pesta tersebut menjadi ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial.
Namun, situasi berubah setelah publik mengetahui pesta itu digelar di The Box, sebuah lokasi hiburan malam yang dikenal dengan pertunjukan bertema dewasa seperti burlesque dan drag performance.
Sejumlah gambar yang diklaim berasal dari acara tersebut memicu kontroversi karena dianggap menampilkan suasana yang lebih terbuka dibanding pesta hiburan pada umumnya. Beberapa warganet bahkan menyebut acara itu mengandung unsur “striptease”.
Perdebatan semakin meluas karena di China, figur publik diketahui terikat aturan ketat terkait aktivitas hiburan dan keterlibatan dalam acara tertentu.
Dalam aturan yang beredar di media sosial, Asosiasi Seni Pertunjukan China disebut melarang penghibur untuk: “Mengorganisir, berpartisipasi, atau mempromosikan kegiatan ilegal, seperti yang berkaitan dengan konten cabul dan eksplisit…”
Akibat polemik tersebut, sebagian pihak menyerukan agar Lisa dan Ningning mendapat sanksi atau pemblokiran aktivitas promosi di Tiongkok, serupa dengan kontroversi yang pernah muncul saat Lisa tampil di pertunjukan Crazy Horse.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang membela kedua idol tersebut. Sebagian penggemar menilai reaksi yang muncul terlalu berlebihan karena acara yang digelar oleh Kate Moss dan Teyana Taylor itu tidak secara resmi diumumkan sebagai pertunjukan telanjang.
Hingga kini, kontroversi mengenai kehadiran Lisa dan Ningning di pesta tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial global.





