
JAKARTA, wartametropolitan.com – Kehadiran kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said dimanfaatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas ruang aktivitas olahraga masyarakat. Lokasi baru ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai cabang olahraga rekreasi dan tradisional kepada warga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan penambahan kawasan HBKB di Rasuna Said memberikan alternatif bagi masyarakat untuk menjaga kebugaran setelah menjalani aktivitas kerja sepanjang pekan.
Menurutnya, konsep yang dihadirkan di kawasan tersebut tidak terbatas pada olahraga modern. Berbagai permainan tradisional dan aktivitas rekreasi juga diperkenalkan untuk menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan.
“Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat menikmati beragam aktivitas seperti hula hoop, egrang, bakiak, lion dance, hingga berbagai jenis senam yang melibatkan komunitas-komunitas olahraga masyarakat,” kata Andri.
Untuk menyemarakkan kegiatan tersebut, Dispora DKI Jakarta menggandeng Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta. Organisasi ini menaungi puluhan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang bergerak di bidang olahraga rekreasi dan tradisional.
Saat ini terdapat sekitar 27 Inorga aktif di Jakarta. Kehadiran mereka di HBKB Rasuna Said diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga secara rutin sekaligus memperkenalkan ragam pilihan aktivitas fisik yang dapat dilakukan di ruang publik.
Pada pelaksanaan perdana HBKB di kawasan tersebut, berbagai komunitas olahraga menampilkan beragam atraksi dan kegiatan. Mulai dari permainan egrang, bakiak, hula hoop, senam tradisi, senam jantung sehat, senam tera hingga pertunjukan drum band turut memeriahkan suasana.
“Selain itu, berbagai komunitas lain juga mulai menunjukkan minat untuk bergabung, yang membutuhkan ruang lebih luas untuk beraktivitas,” tutur dia.
Andri menjelaskan, partisipasi berbagai Inorga dalam HBKB Rasuna Said bukan hanya untuk mengenalkan olahraga masyarakat kepada publik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan serta penjaringan atlet olahraga rekreasi yang berpotensi berprestasi.
Langkah tersebut sekaligus mendukung persiapan DKI Jakarta menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS), ajang kompetisi olahraga masyarakat tingkat nasional yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah.
Dispora menerapkan strategi jemput bola dengan menghadirkan langsung komunitas olahraga ke ruang publik. Melalui demonstrasi kegiatan, pemasangan spanduk, dan interaksi dengan warga, masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai cabang olahraga rekreasi serta bergabung dengan komunitas yang diminati.
“Dispora berharap dengan cara ini partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi dan olahraga masyarakat terus meningkat, prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan, dan DKI Jakarta tetap mampu bersaing sebagai salah satu daerah terbaik dalam ajang FORNAS,” ucapnya.





