
JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) membekali lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan wawasan dan keterampilan kewirausahaan melalui Program Pelatihan Pengenalan Dunia Usaha Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Jakarta Creative Hub (JCH) tersebut berlangsung selama 11 hari, mulai 2 hingga 12 Juni 2026. Pada gelombang pertama, program ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan lulusan SMK dari berbagai wilayah di Jakarta.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan program tersebut dirancang agar peserta memahami proses membangun usaha, menghadapi tantangan bisnis, hingga mengembangkan potensi diri sebagai calon pelaku usaha.
“Kami ingin para peserta mengenal lebih dekat bagaimana membangun usaha, menghadapi berbagai tantangan, serta mengembangkan potensi diri agar menjadi pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing,” kata Elisabeth.
Ratu menyampaikan, pogram ini akan diikuti oleh 500 lulusan SMK dari berbagai wilayah di Jakarta sepanjang tahun 2026. Para peserta merupakan lulusan baru maupun lulusan maksimal dua tahun setelah kelulusan, utamanya dari jurusan Tata Boga, Perhotelan, dan jurusan relevan lainnya.
Menurutnya, lulusan SMK umumnya telah memiliki keterampilan sesuai bidangnya. Karena itu, pemahaman tentang dunia usaha dan kewirausahaan perlu diperkenalkan agar mereka memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai untuk masa depan.
Ratu berharap seluruh peserta yang hadir dalam program pelatihan ini dapat memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai proses membangun dan mengelola usaha.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka wawasan peserta tentang berbagai peluang yang ada di dunia usaha. Harapannya, mereka memiliki kesiapan diri, kepercayaan diri, serta pemahaman yang lebih baik apabila suatu saat ingin membangun usaha secara mandiri,” tuturnya.
Ia menambahkan, kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan keuntungan, tapi juga tentang keberanian melihat peluang, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah melalui ide maupun keterampilan yang dimiliki.
“Dunia usaha adalah dunia pembelajaran tanpa batas yang menuntut inovasi, ketekunan, dan kerja keras. Karena itu, kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar,” ucap dia.





