
JAKARTA, wartametropolitan.com – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 sudah bisa dinikmati warga, termasuk di momen libur akhir pekan ini. Gelaran tahunan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta yang ditargetkan mampu mencatat transaksi lebih dari Rp8 triliun dengan kunjungan mencapai enam juta orang.
Pameran multiproduk terbesar di Indonesia tersebut akan berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Selain menjadi etalase berbagai produk unggulan, Jakarta Fair juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Pramono optimistis nilai transaksi tahun ini dapat melampaui capaian tahun sebelumnya yang menembus Rp7,3 triliun.
“Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah, yang hadir lebih banyak, dan juga transaksinya buat UMKM lebih dari Rp9 triliun. Karena tahun lalu sudah lebih dari Rp7,3 triliun dan saya dengar tahun ini mudah-mudahan bisa Rp8 triliun UMKM transaksi di tempat ini,” ujar Pramono.
Menurutnya, Jakarta Fair memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi sekaligus menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Ia menilai posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional turut diperkuat oleh berbagai agenda berskala besar seperti Jakarta Fair.
Pramono juga menyoroti peningkatan layanan transportasi publik di Ibu Kota yang dinilai semakin terintegrasi. Dengan tingkat konektivitas yang disebut telah mencapai 93 persen, masyarakat diharapkan memanfaatkan moda transportasi umum saat berkunjung ke kawasan Kemayoran.
“Termasuk acara-acara yang ada di Kemayoran ini mudah-mudahan bisa menghadirkan dan lebih gampang orang naik transportasi umumnya,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya, menjelaskan bahwa tahun ini sebanyak 2.800 perusahaan ambil bagian dengan menghadirkan sekitar 1.800 stan pameran.
Beragam sektor industri meramaikan pameran, mulai dari otomotif, fesyen, furnitur, perlengkapan rumah tangga, kosmetik, produk perawatan kulit, hingga aneka produk UMKM dan industri kreatif.
Selain aktivitas pameran dan transaksi bisnis, Jakarta Fair 2026 juga menghadirkan hiburan bagi pengunjung melalui konser musik yang menampilkan 150 band papan atas selama penyelenggaraan berlangsung.
Siti Hartati mengungkapkan, penyelenggaraan tahun lalu berhasil menarik 5,9 juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa Jakarta Fair masih menjadi salah satu ajang promosi paling efektif bagi dunia usaha.
“Capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dan kepercayaan para pelaku usaha yang menjadikan Jakarta Fair sebagai salah satu promosi efektif berbagai produk-produk yang relevan,” ujar Siti Hartati.
Dengan ribuan peserta pameran dan jutaan pengunjung yang ditargetkan hadir, Jakarta Fair Kemayoran 2026 diharapkan kembali menjadi wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri, perdagangan, ekonomi kreatif, dan UMKM dalam satu panggung bisnis terbesar di Tanah Air.





