JAKARTA, WartaMetropolitan.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang-tiang monorel yang telah lama terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

Pembongkaran yang akan dilakukan pada minggu ketiga Januari ini dilaksanakan sebagai bagian dari penataan kota sekaligus upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembongkaran telah dijadwalkan dan untuk teknis pembongkaran akan dikerjakan langsung jajaran pihaknya.

“Untuk pembongkaran (tiang) monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” ujar Pramono di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut Pramono, seluruh proses pembongkaran akan dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta, bukan pihak PT Adhi Karya. Langkah ini diambil setelah surat yang dikirimkan Pemprov DKI ke pihak Adhi Karya telah melewati batas waktu yang telah ditentukan.

“(Pembongkaran) Tiang monorel yang melakukan adalah Pemerintah DKI Jakarta, Bina Marga. Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri,” jelasnya.

Meski melibatkan alat berat dan pengerjaan konstruksi berada di jalur utama, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan penutupan jalan selama proses pembongkaran.

Sedangkan terkait lokasi pembuangan material pembongkaran, ia juga menyampaikan hal itu menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta.

“Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan. Jadi yang dibongkar tetap dilakukan, dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan,” kata Pramono.

Pembongkaran tiang monorel terbengkalai ini dilakukan untuk meningkatkan estetika kota serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *