BANDUNG, wartametropolitan.com – PT Didi Max Berjangka (Didimax) menggelar Seminar dan Live Trading dalam upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat di CGV 23 Paskal Bandung.

Kegiatan yang diikuti sekira 250 peserta ini mengupas dunia trading secara langsung dari para praktisi berpengalaman, seperti Mr. Syam, Mr. Vincent, dan Mr. Widiansyah yang mengajarkan strategi khusus seperti Smart Money Concept (SMC), Money Hunter dan Fundamental untuk berbagi wawasan, strategi serta pemahaman mengenai dunia trading kepada masyarakat luas.

Mengusung semangat peningkatan literasi keuangan, acara ini menjadi salah satu komitmen Didimax dalam memberikan edukasi trading yang benar, transparan dan bertanggung jawab, di mana para peserta mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung praktik live trading di layar besar serta mempelajari berbagai metode analisis pasar dari para mentor yang hadir.

Didimax yang menjadi perusahaan pialang berjangka yang telah beroperasi secara resmi di Indonesia, terus menempatkan edukasi sebagai salah satu fokus utama perusahaan.

Berbagai program pelatihan, seminar, webinar, hingga bimbingan trading telah diselenggarakan secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat memahami risiko dan peluang dalam aktivitas perdagangan berjangka.

Direktur Didimax Cenli Yani mengatakan bahwa perusahaan selalu mengedepankan edukasi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Didimax beroperasi berdasarkan perizinan resmi dan berada di bawah pengawasan regulator terkait di industri perdagangan berjangka. Oleh karena itu, berbagai informasi yang menyebutkan bahwa Didimax merupakan penipuan tidak memiliki dasar yang sesuai dengan fakta operasional perusahaan yang menjalankan bisnis secara legal dan transparan,” kata Cenli.

Dalam kesempatan tersebut, Didimax juga mengingatkan masyarakat agar memahami prinsip dasar trading yang sehat dan bertanggung jawab. Nasabah diimbau untuk melakukan transaksi secara mandiri melalui akun masing-masing serta memahami setiap keputusan investasi yang diambil.

Perusahaan menegaskan bahwa aktivitas trading seharusnya dilakukan langsung oleh pemilik akun. Nasabah tidak dianjurkan untuk menitipkan dana maupun menyerahkan kendali penuh aktivitas trading kepada pihak lain yang menjanjikan keuntungan tertentu. Keputusan transaksi harus dilakukan sendiri oleh nasabah setelah memahami risiko dan strategi yang digunakan, sehingga keamanan dana dan pengelolaan risiko dapat tetap terjaga.

Melalui kegiatan Seminar dan Live Trading di CGV 23 Paskal Bandung ini, Didimax berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh pemahaman yang benar mengenai trading, meningkatkan literasi keuangan, serta mampu membedakan antara edukasi trading yang legal dengan berbagai praktik investasi yang tidak bertanggung jawab.

Diketahui, Didimax merupakan perusahaan pialang berjangka yang menyediakan layanan perdagangan forex, logam mulia dan komoditas serta berbagai program edukasi trading bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan menempatkan edukasi, transparansi, dan pengelolaan risiko sebagai bagian penting dalam mendukung perkembangan literasi keuangan dan perdagangan berjangka di Indonesia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *