JAKARTA, wartametropolitan.com – Penyebaran virus influenza A di Jakarta mengalami kenaikan kasus sebesar 15 persen. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kondisi tersebut masih terkendali dan belum masuk kategori wabah.

Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus di Jakarta.

“Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali,” kata Pramono.

Menurut Pramono, kenaikan kasus sebesar 15 persen belum dapat dikategorikan sebagai wabah. Ia menjelaskan, suatu penyakit baru dapat disebut sebagai outbreak atau wabah apabila terjadi lonjakan kasus lebih dari 150 persen.

“Jadi kenaikan itu baru menjadi outbreak ataupun dianggap sebagai wabah atau bencana, kalau di atas 150 persen. Ini kenaikannya masih sangat mild, yaitu 15 persen,” ujarnya.

Meski peningkatan kasus masih terbatas, Pemprov DKI tetap meminta masyarakat tidak mengabaikan kondisi kesehatan, terutama bagi warga yang mengalami gejala influenza atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Pramono mengimbau warga yang merasa memiliki indikasi influenza A maupun ISPA untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi kesehatan dapat segera diperiksa dan ditangani.

“Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat yang merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit,” ucap dia.

Pemprov DKI memastikan fasilitas kesehatan di Jakarta telah siap melayani warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan. Pemantauan terhadap perkembangan influenza A juga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *