JAKARTA, wartametropolitan.com – Hubungan Pangeran Harry dengan keluarga Kerajaan Inggris kembali menjadi perhatian. Di tengah kondisi kesehatan Raja Charles yang masih menjalani pengobatan, Ratu Camilla disebut memilih mengesampingkan konflik masa lalu demi menciptakan suasana yang lebih tenang bagi suaminya.

Sikap tersebut disebut sebagai bentuk dukungan Camilla terhadap Charles yang ingin memperbaiki hubungan dengan putra bungsunya. Perselisihan yang pernah terjadi dengan Harry disebut tidak lagi menjadi prioritas utama bagi sang Ratu.

Komentator kerajaan Meredith Constant mengatakan Camilla telah menghadapi berbagai tekanan jauh sebelum munculnya konflik dengan pasangan Sussex. Ia menilai pengalaman tersebut membuat Camilla mampu menghadapi situasi sulit yang kembali muncul di lingkungan kerajaan.

“Camilla telah melewati badai yang jauh lebih besar daripada langkah pasangan Sussex pada tahun 2020 atau buku Pangeran Harry, ‘Spare’,” kata komentator kerajaan Meredith Constant kepada Fox News Digital.

Menurut Constant, Camilla tetap berusaha mempertahankan sikap positif karena ingin mendukung Charles dalam upayanya memperbaiki hubungan dengan Harry. Sikap tersebut dinilai menunjukkan bahwa kepentingan Raja menjadi pertimbangan utama Camilla.

“Camilla tetap menunjukkan sikap positif demi suaminya saat ia berupaya memperbaiki hubungan dengan putra bungsunya,” ujar dia.

Persoalan tersebut juga disebut tidak sepenuhnya sejalan dengan pandangan Pangeran William. Putra sulung Charles itu dikabarkan masih memiliki sikap berbeda mengenai kemungkinan Harry kembali mendekat kepada keluarga kerajaan.

Constant menjelaskan, posisi Camilla sebagai istri Charles membuatnya tidak berada pada posisi untuk menentang keinginan suaminya. Hal yang sama berlaku dalam hubungan William dan Kate Middleton.

“William tidak akan mengharapkan Camilla untuk menentang suaminya, sama seperti Charles tidak akan mengharapkan hal serupa dari Kate,” klaim pakar tersebut.

Sikap Camilla juga disebut terlihat ketika Harry kembali bertemu Charles. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman kerajaan dalam suasana yang disebut cukup baik. Harry dan Charles dilaporkan menghabiskan waktu bersama untuk minum teh.

Pakar kerajaan Hilary Fordwich menilai sikap Camilla tersebut tidak mengejutkan. Menurutnya, perhatian sang Ratu terhadap kondisi Charles menjadi alasan kuat di balik sikapnya terhadap proses rekonsiliasi.

“Camilla berdedikasi pada kesehatan dan kesejahteraan raja, jadi hal ini tidaklah mengejutkan,” tuturnya.

Sejarawan kerajaan Catherine Mayer juga menilai keberadaan Camilla tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Charles. Ia bahkan menyebut proses perdamaian antara Harry dan Raja tidak dapat dilepaskan dari peran sang Ratu.

Selama berada dalam keluarga kerajaan, Camilla sendiri pernah menghadapi kritik publik dalam jumlah besar. Namun, aktivitas amal dan konsistensinya mendampingi Charles membuat citranya perlahan memperoleh penerimaan yang lebih luas di kalangan pengamat kerajaan.

Meski sempat terluka oleh sejumlah pernyataan Harry, Camilla disebut tetap memahami persoalan yang dihadapi sang Duke. Penyiar dan fotografer Inggris Helena Chard menilai Camilla merupakan sosok yang kuat dalam menghadapi tekanan tersebut.

“Dia merasa terluka oleh kata-kata Harry yang tidak menyenangkan,” ujar penyiar dan fotografer Inggris, Helena Chard. “Namun, ia adalah sosok yang tangguh dan memegang peran vital sebagai pendamping setia Raja Charles, dengan memprioritaskan perlindungan bagi sang Raja—mendukungnya selama menjalani pengobatan intensif serta mengapresiasi keteguhan hatinya,” ungkap sang ahli.

Chard menilai fokus utama Camilla saat ini adalah memastikan Charles dapat menjalani masa mendatang dengan lebih tenang. Kondisi kesehatan sang Raja disebut menjadi faktor penting yang memengaruhi sikap Camilla.

“Keinginan Camilla adalah memastikan masa-masa senja suaminya diliputi kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan,” katanya.

Camilla juga dikabarkan menghadiri pertemuan di Highgrove pada 10 Juli untuk mendukung Charles. Kehadirannya disebut lebih berkaitan dengan kepeduliannya terhadap kondisi sang suami daripada keinginannya untuk bertemu Harry.

Kondisi kesehatan Charles yang masih membutuhkan pengobatan berkelanjutan akibat kanker yang jenisnya tidak diungkapkan secara spesifik disebut turut mengubah prioritas Camilla. Kesejahteraan Raja kini menjadi perhatian utamanya.

Di tengah upaya memperbaiki hubungan antara Charles dan Harry, hubungan Harry dengan William masih belum menunjukkan perkembangan serupa. Hingga kini, William disebut belum kembali berkomunikasi dengan adiknya tersebut.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *