
JAKARTA, wartametropolitan.com – Marvel mulai membuka tabir mengenai wajah baru para mutan dalam Midnight Universe. Dua skuad Midnight X-Men diperkenalkan dengan formasi yang tidak biasa, menghadirkan Magneto dan Gambit sebagai pemimpin kelompok masing-masing.
Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari persiapan Marvel menuju peluncuran Midnight Universe pada 7 Oktober. Lini baru ini membawa pendekatan bernuansa horor terhadap sejumlah karakter populer Marvel, termasuk Spider-Man, Fantastic Four, dan X-Men.
Dalam pratinjau Midnight X-Men, Magneto tampil memimpin satu kelompok yang berisi Polaris, Scarlet Witch, Quicksilver, serta sosok yang tampak seperti Havok. Formasi tersebut langsung menarik perhatian karena mempertemukan Magneto dengan karakter-karakter yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah keluarganya.
Sementara itu, kelompok kedua berada di bawah komando Gambit. Ia ditemani Psylocke, Glob Herman, serta seorang karakter yang mengenakan kostum menyerupai Vulcan. Kehadiran dua kelompok tersebut menunjukkan bahwa Marvel tidak hanya mengandalkan satu tim besar untuk menghadirkan kisah para mutan.
Menariknya, versi karakter yang diperlihatkan sejauh ini masih terlihat cukup dekat dengan desain X-Men yang selama ini dikenal penggemar. Perbedaan paling kentara terlihat pada Magneto yang kini berjanggut dan Scarlet Witch yang mengenakan kostum abu-abu.
Namun, kesamaan penampilan itu belum tentu mencerminkan perjalanan cerita yang akan mereka jalani. Nuansa gelap yang diusung Midnight Universe membuka kemungkinan adanya perubahan besar terhadap latar belakang maupun nasib para karakter.
Salah satu aspek yang berpotensi menjadi pusat cerita adalah hubungan keluarga Magneto. Polaris, Scarlet Witch, dan Quicksilver berada dalam satu kelompok yang dipimpin Magneto, sebuah susunan yang dapat menghidupkan kembali pembahasan mengenai hubungan keluarga mereka.
Dalam sejarah komik Marvel, hubungan Magneto dengan anak-anak Maximoff mengalami perubahan akibat sejumlah retcon. Di Earth-616, si kembar Maximoff secara teknis tidak memiliki hubungan darah dengan Magneto. Namun, Midnight Universe berpotensi menggunakan kembali dinamika keluarga tersebut sebagai bagian penting dari cerita.
Bukan hanya keluarga Magneto yang menarik perhatian. Kehadiran sosok yang diduga Havok dan karakter yang menyerupai Vulcan juga membuka peluang eksplorasi lebih jauh terhadap keluarga Summers.
Havok dan Vulcan merupakan saudara Cyclops, tetapi hubungan ketiganya selama ini tidak selalu menjadi pusat cerita X-Men. Dengan potensi kemunculan mereka dalam dua kelompok berbeda, Midnight X-Men dapat menghadirkan dinamika persaudaraan yang lebih kompleks.
Sampul Midnight X-Men #1 bahkan turut menampilkan Cyclops. Sementara itu, sampul varian memperlihatkan Jean Grey berada dalam situasi mengerikan setelah digigit Storm yang telah berubah menjadi vampir.
Kehadiran elemen tersebut mempertegas bahwa Marvel tampaknya ingin membawa X-Men ke arah yang lebih gelap. Jika versi tradisional para mutan selama ini banyak berkutat pada konflik manusia dan mutan, Midnight X-Men berpotensi mengeksplorasi sisi horor sekaligus hubungan personal para karakternya.
Midnight Universe akan diluncurkan pada 7 Oktober melalui jajaran judul baru Marvel. Adapun Midnight X-Men #3 dijadwalkan tersedia pada 16 Desember dari Marvel Comics.





