
JAKARTA, wartametropolitan.com – Penggemar The Legend of Zelda mendapat pilihan koleksi premium untuk merayakan empat dekade waralaba gim legendaris milik Nintendo tersebut. First 4 Figures menghadirkan replika Decayed Master Sword, pedang ikonik milik Link dalam gim The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, dengan harga US$519,99 atau setara lebih dari Rp8 juta, bergantung pada kurs.
Produk koleksi ini telah tersedia melalui sistem prapesan di situs First 4 Figures. Meski jadwal awal peluncurannya diperkirakan pada kuartal IV 2026, penyelesaian dan pengiriman produk tersebut berpotensi berlangsung hingga Januari 2027.

Replika ini bukan pedang utuh seperti yang dikenal dalam seri Zelda. Desainnya mengikuti tampilan Master Sword yang mengalami kerusakan dalam Tears of the Kingdom, dengan bilah yang patah dan hanya menampilkan sebagian bentuk aslinya.
Produk tersebut dirancang sebagai pajangan kolektor dengan ukuran yang merepresentasikan pedang dalam gim. Replika dibuat menggunakan kombinasi resin dan logam, serta dilengkapi dudukan khusus yang menampilkan efek energi Gloom yang menyelimuti senjata tersebut.
Dudukan itu juga memuat nomor edisi terbatas. Pembeli turut memperoleh kotak kolektor dan kartu autentikasi sebagai bagian dari kelengkapan produk.
First 4 Figures juga menawarkan koleksi lain bertema The Legend of Zelda, termasuk patung karakter Link dari Tears of the Kingdom. Namun, harga Decayed Master Sword yang mencapai lebih dari US$500 membuat produk ini lebih ditujukan bagi penggemar dan kolektor yang mengincar memorabilia premium.
Perayaan 40 tahun The Legend of Zelda pada 2026 tidak hanya diisi dengan produk koleksi berharga tinggi. Penggemar juga memiliki pilihan suvenir yang lebih terjangkau.
Di Jepang, koleksi 12 gantungan logam bertema sejarah Zelda dijadwalkan hadir pada tahun ini. Setiap gantungan menggambarkan berbagai versi Link dari perjalanan panjang waralaba tersebut.
Koleksi itu menggunakan sistem gacha, dengan biaya 300 yen untuk setiap percobaan mendapatkan gantungan melalui mesin. Dengan harga yang lebih rendah, produk tersebut dapat menjadi alternatif bagi penggemar yang ingin mengoleksi pernak-pernik Zelda tanpa mengeluarkan biaya besar.
Selain merchandise, penggemar juga menantikan The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake. Materi sumber menyebutkan bahwa Nintendo telah mengonfirmasi rencana peluncurannya pada November 2026.
Rangkaian produk dan rencana perilisan tersebut menandai tahun penting bagi waralaba Zelda. Perayaan empat dekade ini menghadirkan beragam pilihan bagi penggemar, mulai dari gim yang dinantikan hingga memorabilia eksklusif untuk melengkapi koleksi mereka.





