JAKARTA, wartametropolitan.com — Pengumuman kehamilan Mity, anggota grup vokal virtual BABYQUEEN menghebohkan media sosial China. Karakter yang diciptakan menggunakan kecerdasan buatan (AI) itu menyatakan akan mengambil cuti melahirkan, meski tidak memiliki wujud manusia nyata.

Pernyataan yang dibagikan melalui platform Xiaohongshu atau RedNote itu dengan cepat memancing perhatian publik. Perbincangan mengenai kehamilan Mity dilaporkan telah meraih lebih dari 78 juta penayangan di Weibo.

Sejumlah pengguna internet menanggapi pengumuman itu dengan berbagai pertanyaan satir, mulai dari identitas ayah bayi hingga kemungkinan penyanyi virtual memperoleh hak cuti melahirkan.

Namun, di balik kehebohan tersebut, kreator BABYQUEEN mengungkapkan bahwa kehamilan Mity hanyalah bagian dari cerita fiksi. Menurut laporan media Tiongkok, Sixth Tone, ide tersebut muncul karena mengelola sejumlah karakter AI sekaligus membutuhkan banyak tenaga.

Alur cerita kehamilan kemudian digunakan untuk menonaktifkan sementara salah satu anggota grup. Para kreator yang mengaku sebagai mahasiswa dengan ketertarikan pada K-pop itu juga menyatakan tidak memperoleh keuntungan finansial dari proyek tersebut.

Meski demikian, keputusan menjadikan kehamilan sebagai bagian dari cerita karakter virtual menuai kritik. Sejumlah warganet menilai konsep tersebut meremehkan pengalaman kehamilan dan persalinan demi menarik perhatian publik.

Di sisi lain, manajemen fiktif BABYQUEEN membuka kemungkinan Mity kembali beraktivitas dengan peran berbeda, seperti aktris virtual atau influencer produk ibu dan bayi.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana karakter hiburan berbasis AI semakin menyerupai selebritas sungguhan. Di tengah perkembangan teknologi digital, batas antara cerita rekaan dan kehidupan nyata pun semakin kabur, sekaligus memunculkan perdebatan mengenai etika dalam menciptakan persona virtual.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *