JAKARTA, wartametropolitan.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons cepat maraknya aksi premanisme yang terjadi di sejumlah kawasan, termasuk Tanah Abang yang viral di media sosial.

Beberapa aksi tersebut, seperti pemalakan terhadap sopir bajaj dan pedagang bakso yang memicu keresahan masyarakat, terutama terkait keamanan bagi warga yang mencari nafkah di wilayah tersebut.

Pramono memastikan bahwa para pelaku yang terlibat dalam aksi pemalakan itu telah diamankan oleh aparat kepolisian.

“Kemarin yang melakukan pemalakan baik itu kepada pedagang maupun bajaj, sudah ditangkap semua,” kata Pramono.

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pungutan liar maupun tindakan premanisme.

“Dan Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya untuk hal yang seperti ini gak boleh terjadi lagi,” tutur dia.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan langkah tegas perlu dilakukan agar Jakarta tetap menjadi kota yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Jadi saya sebagai Gubernur Jakarta termasuk memberikan support untuk mengambil tindakan tegas premanisme kepada siapapun di Jakarta ini,” ucap Pramono.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan aksi pemalakan disertai perusakan barang terhadap sopir bajaj dan pedagang bakso di kawasan Tanah Abang. Dalam video tersebut, korban diminta memberikan setoran dan iuran oleh pelaku.

Peristiwa itu pun langsung mendapat perhatian publik dan mendorong aparat untuk segera mengambil tindakan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *