JAKARTA, wartametropolitan.com – Kim Gyu Ri dikabarkan menjadi korban percobaan perampokan bersenjata di kediamannya di kawasan Bukchon Hanok, Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan. Pada peristiwa yang terjadi pekan lalu, tepatnya 20 Mei 2026, Kim Gyu Ri dan teman sekamarnya mengalami luka.

Dikutip media lokal Channel A, seorang pria berusia 40-an diduga membobol rumah sang aktris sekitar pukul 21.00 waktu setempat dengan tujuan mencuri uang.

Pelaku disebut kabur setelah aksinya dipergoki perempuan lain yang tinggal bersama Kim Gyu Ri di rumah tersebut. Dalam kejadian itu, Kim dan teman sekamarnya dilaporkan mengalami cedera.

Beberapa jam setelah kejadian, pria tersebut akhirnya menyerahkan diri kepada polisi di kawasan Hwagok-dong, Gangseo-gu, Seoul. Aparat kini masih menyelidiki apakah aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.

Pihak kepolisian juga tengah mempertimbangkan pengajuan surat perintah penangkapan terhadap pelaku.

Kediaman Kim Gyu Ri sendiri sebelumnya sempat diperlihatkan kepada publik melalui program variety Stars’ Top Recipe at Fun-Staurant di KBS2 pada 2022. Rumah tradisional bergaya hanok itu menarik perhatian karena memiliki halaman luas, koridor kayu, serta studio seni pribadi.

Selain dikenal sebagai aktris, Kim Gyu Ri juga aktif sebagai pelukis dan seniman visual di Korea Selatan.

Kasus ini menambah kekhawatiran terkait meningkatnya kejahatan yang menyasar rumah selebriti di Korea Selatan. Sebelumnya, penyanyi sekaligus aktris Nana juga sempat mengalami insiden serupa setelah rumahnya dimasuki pria tak dikenal di Guri, Provinsi Gyeonggi.

Di sisi lain, Kim Gyu Ri juga dikenal sebagai salah satu figur publik yang pernah masuk daftar hitam budaya Korea Selatan pada era pemerintahan Lee Myung Bak. Ia sempat bergabung dalam gugatan hukum terhadap negara bersama sejumlah seniman lain pada 2017.

Kasus tersebut berakhir tahun lalu setelah Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mencabut bandingnya dan mengakui tanggung jawab negara atas perkara tersebut.

Setelah putusan itu keluar, Kim Gyu Ri sempat menuliskan ungkapan emosional di media sosial.

“Aku hanya ingin penderitaan ini berakhir,” ucapnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *