BEKASI, wartametropolitan.com – Pemerintah Kota Bekasi memperluas akses pemagangan bagi pencari kerja dengan menggandeng dunia industri. Langkah ini dilakukan untuk membekali masyarakat, khususnya lulusan baru dengan keterampilan dan pengalaman yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Upaya itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkot Bekasi dan PT Bridgestone Tire Indonesia terkait penyelenggaraan pemagangan pencari kerja di Kota Bekasi.

PKS tersebut ditandatangani Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Direktur SDM PT Bridgestone Tire Indonesia Yunus Triyonggo di Ruang Wakil Wali Kota Bekasi, belum lama ini.

Tri mengatakan, pengalaman langsung di lingkungan industri penting bagi lulusan pendidikan agar tidak hanya mengandalkan ijazah ketika memasuki pasar kerja.

“Ini bentuk kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha. Kita ingin lulusan SMA maupun perguruan tinggi tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi dan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Tri.

Melalui pemagangan, peserta akan mendapat kesempatan mengenal pola kerja di perusahaan sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan industri. Program ini juga diharapkan membantu pencari kerja memahami kedisiplinan dan tanggung jawab dalam lingkungan profesional.

“Anak-anak kita bisa belajar langsung tentang disiplin, tanggung jawab dan keterampilan kerja. Harapannya, setelah mengikuti pemagangan mereka semakin siap dan memiliki daya saing di dunia kerja,” katanya.

Kerja sama Pemkot Bekasi dan PT Bridgestone Tire Indonesia telah berlangsung selama dua tahun melalui BE MANTAP atau Bridgestone Manufacturing Apprenticeship Program. Setiap tahun, sekitar 25 peserta mengikuti program tersebut, sehingga jumlah peserta selama dua tahun terakhir mencapai sekitar 50 orang.

Program pemagangan itu terbuka bagi warga yang telah menyelesaikan pendidikan, mulai dari lulusan SMA hingga sarjana atau S1. Peserta memperoleh pengalaman di lingkungan industri manufaktur sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja.

Melalui PKS terbaru, proses penjaringan calon peserta akan dilakukan secara lebih terkoordinasi bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Warga yang memenuhi ketentuan dan tertarik mengikuti program dapat mendaftarkan diri melalui mekanisme yang telah disediakan.

Pemkot Bekasi juga menyiapkan langkah lanjutan dengan memperluas kemitraan serupa ke perusahaan industri lainnya. Tri menegaskan program pemagangan tidak hanya diarahkan pada satu perusahaan.

“Ke depan akses pemagangan ini akan kita perluas ke perusahaan-perusahaan industri yang ada di Kota Bekasi. Kita ingin semakin banyak perusahaan membuka ruang bagi anak-anak kita untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri,” ujar Tri.

Menurut Tri, keterlibatan lebih banyak perusahaan akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi warga Kota Bekasi untuk memperoleh pengalaman sekaligus kompetensi yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.

“Pemerintah memfasilitasi dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri, sementara perusahaan memberikan ruang pembelajaran. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan tenaga kerja Kota Bekasi yang kompeten, siap kerja dan memiliki daya saing,” ucap dia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *