
JAKARTA, wartametropolitan.com – Ben Affleck nampaknya tidak tertarik untuk terjun ke dunia politik elektoral, meski rekan-rekannya sempat mendorong aktor sekaligus sutradara itu untuk mencalonkan diri dalam jabatan publik.
Pernyataan itu disampaikan Affleck saat membahas film terbarunya, Animals, dalam acara penayangan perdana. Dalam film thriller politik produksi Netflix itu, Affleck berperan sebagai calon wali kota Los Angeles sekaligus menjadi sutradara.
Rekan main Affleck, Kerry Washington, yang memerankan istrinya dalam film tersebut, mengungkap bahwa para pemain Animals beberapa kali mendorong Affleck agar mencoba peruntungan di dunia politik. “Kami terus mengatakan kepadanya bahwa dia sebaiknya melakukannya, tetapi dia tidak mau,” ujarnya.
Washington menilai kondisi politik saat ini membuat berbagai kemungkinan terbuka, tetapi keputusan untuk mencalonkan diri seharusnya datang dari keinginan pribadi untuk mengabdi melalui jabatan publik.
“Anda tahu, situasi politik kita saat ini memungkinkan segalanya terjadi, namun saya berharap orang-orang yang mencalonkan diri untuk jabatan publik memang memiliki keinginan untuk berada di sana, sementara dia sudah menyatakan dengan sangat jelas bahwa dia tidak ingin mencalonkan diri,” kata dia.
Affleck kemudian menanggapi dorongan tersebut dengan candaan sebelum menjelaskan alasan yang lebih serius di balik keputusannya. Ia mengaku kecewa melihat bagaimana politik modern berlangsung.
“Mungkin mereka membenciku,” katanya.
Menurut Affleck, perdebatan politik saat ini tidak lagi banyak berfokus pada kualitas atau kualifikasi seseorang untuk memegang jabatan publik. Ia justru melihat politik telah berubah seperti sebuah pertunjukan.
“Kita tidak lagi mempertanyakan apa kualifikasi seseorang untuk memegang jabatan publik,” katanya.
“Yang ada justru, ‘Mau bergabung dengan sirkus? Siapa yang paling jago jadi pemain sirkus?’ Dan itu adalah masalah,” ucap dia lagi.
Affleck juga menilai ketidakpuasan terhadap sistem politik bukan hanya datang dari satu kelompok. Menurutnya, banyak orang dari berbagai spektrum politik sama-sama tidak merasa sistem yang berjalan saat ini sudah bekerja dengan baik.
“Tidak ada seorang pun saat ini yang berpikir, ‘Hei, kita benar-benar melakukan hal yang tepat, segalanya berjalan lancar, dan saya menyukai sistem politik ini’,” ujarnya.
Ia kemudian menyoroti persoalan pendanaan politik serta kecenderungan para politisi saling menyerang secara personal. Menurut Affleck, kondisi tersebut membuat pembahasan mengenai persoalan publik menjadi kurang mendapatkan perhatian.
“Semuanya hanya soal uang—menggalang dana—dan sekadar memainkan permainan ala remaja tentang siapa yang bisa lebih hebat dalam mengejek pihak lain atau bersikap lebih dangkal dan konyol terhadap suatu hal, alih-alih benar-benar berusaha membahas isu-isu yang ada,” tutur dia.
Bagi Affleck, kepemimpinan tidak cukup dibangun dengan cara menakut-nakuti atau menyudutkan masyarakat. Ia menilai pendekatan terhadap publik membutuhkan cara yang berbeda.
“Anda tidak bisa sekadar menakut-nakuti orang. Anda tidak bisa terus-menerus menggurui atau menceramahi mereka. Anda juga tidak bisa memaksa mereka dengan cara membuat mereka merasa bersalah,” katanya.
Pada akhirnya, Affleck memilih untuk tetap berada di dunia perfilman. Ia mengaku telah melihat secara langsung betapa berat tuntutan pekerjaan sebagai pejabat publik sehingga tidak tertarik mengambil jalan tersebut.
“Secara pribadi, saya melihat betapa berat dan melelahkannya pekerjaan itu, jadi saya lebih memilih untuk membuat film yang mengangkat tema tersebut,” ucap dia
Keputusan Affleck tersebut bukan kali pertama ia menepis kemungkinan masuk ke politik. Pandangan serupa pernah disampaikannya secara terbuka pada 2013 ketika muncul pembicaraan mengenai kemungkinan dirinya mencalonkan diri untuk mengisi kursi Senat Massachusetts yang ditinggalkan John Kerry.
Kini, Affleck memilih menyampaikan pandangannya mengenai politik melalui karya film. Animals menjadi proyek penyutradaraan terbarunya setelah The Town dan film pemenang Oscar Argo. Film ini dijadwalkan tayang di sejumlah bioskop dan Netflix pada 9 Oktober 2026.





