
JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kebijakan khusus dalam rangka memperingati Hari Transportasi Nasional yang jatuh pada 24 April. Pada momen tersebut, masyarakat dapat menikmati layanan transportasi umum seperti Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta dengan tarif simbolis sebesar Rp1.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong perubahan pola mobilitas warga ke arah penggunaan transportasi publik.
Menurut Pramono, program ini diharapkan dapat menjadi stimulus agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas transportasi massal yang telah disediakan pemerintah. Selain itu, kebijakan tarif murah ini juga ditujukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan utama di Ibu Kota.
Dalam keterangannya, Pramono menyampaikan bahwa seluruh moda transportasi utama di Jakarta akan menerapkan tarif seragam pada hari tersebut.
“Pemerintah DKI Jakarta untuk menyambut Hari Transportasi Nasional ini akan memberikan fasilitas kemudahan atau gratis bagi MRT hanya cukup membayar Rp1, LRT yang dikelola oleh Jakarta Rp1, demikian juga Transjakarta Rp1,” kata Pramono.
Ia juga menegaskan harapannya agar masyarakat semakin memanfaatkan layanan transportasi publik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Pemerintah Jakarta menginginkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas transportasi umum yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta,” tuturnya.
Selain mendorong perubahan perilaku masyarakat, kebijakan ini juga diproyeksikan dapat meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum secara signifikan, sekaligus menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.
Menutup pernyataannya, Pramono turut menyampaikan ucapan peringatan Hari Transportasi Nasional kepada masyarakat.
“Saya Gubernur Jakarta, mengucapkan selamat Hari Transportasi Nasional pada tanggal 24 April ini,” ucap Pramono.





