
JAKARTA, wartametropolitan.com – Kondisi kesehatan Putri Wales, Catherine atau Kate Middleton dikabarkan kembali membangkitkan luka emosional yang selama ini dijalani Pangeran William.
Kekhawatiran itu tidak hanya berkaitan dengan persoalan kesehatan sang istri. Menurut pengamatan pakar kerajaan Ingrid Seward, situasi yang dihadapi Kate turut mengingatkan William pada pengalaman pahit yang pernah membentuk kehidupannya sebagai anggota keluarga kerajaan.
Dalam bukunya berjudul “Catherine & Diana”, Ingrid mengulas bagaimana kabar mengenai diagnosis Kate membawa nuansa déjà vu bagi Pangeran William. Ia menggambarkan penyakit yang dialami sang Putri bukan semata-mata sebagai persoalan medis.
“Saat Catherine jatuh sakit, itu bukan sekadar krisis medis. Hal itu membuka kembali luka lama yang selama berpuluh-puluh tahun telah ia coba terima dan jalani,” kata Ingrid.
Menurutnya, pengumuman diagnosis Kate melalui video yang direkam di Windsor juga menghadirkan kembali ingatan tentang pengalaman William bersama mendiang ibunya, Putri Diana.
Pakar kerajaan tersebut sebelumnya pernah mewawancarai Diana, ibu William dan Pangeran Harry. Dari pengamatannya terhadap kehidupan kedua Putri Wales, Ingrid melihat adanya perbedaan perjalanan sekaligus kesamaan tekanan yang mereka hadapi ketika berada di lingkungan kerajaan.
Kondisi Kate disebut membuat William merasakan kembali situasi yang seolah sudah pernah ia alami. Ingrid menggambarkan William seperti seseorang yang harus menjalani kisah yang tidak pernah dipilihnya sendiri.
Ingrid meyakini William mengalami perasaan yang sama, yakni seolah didorong masuk ke dalam sebuah kisah yang tidak pernah ia pilih—kisah yang telah merenggut terlalu banyak hal darinya.
Meski berada dalam tekanan, William disebut berupaya keras menjaga istrinya dari perhatian berlebihan publik. Ia tetap menjalankan tugas kerajaan sekitar sebulan setelah Kate mengumumkan diagnosisnya kepada masyarakat.
Menurut Ingrid, kehadiran William di sisi Kate merupakan bentuk dukungan sekaligus upayanya memastikan sang istri tidak menghadapi masa sulit tersebut seorang diri.
“Gagasan bahwa ia mungkin akan kehilangan sang istri adalah hal yang tak tertahankan bagi William; oleh karena itu, ia memastikan hal itu tidak terjadi dengan cara selalu hadir mendampingi di setiap langkah,” tutur Ingrid.
Dukungan terhadap Kate juga datang dari lingkungan keluarga. Raja Charles dan keluarga Kate disebut terus memberikan sokongan selama Putri Wales menghadapi masa sulit tersebut.
Ingrid bahkan menilai keberadaan Kate memiliki arti besar bagi keluarga mereka. “Secara harfiah, keluarga kami tidak akan mampu bertahan tanpanya; sungguh, ia sosok yang luar biasa hebat,” ucap dia.
William dan Kate kemudian disebut terus menghadapi berbagai situasi secara bersama-sama. Pengalaman sulit tersebut, meski sempat membuka kembali luka lama, justru memperlihatkan keteguhan hubungan keduanya.
Dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Kate menghadapi kondisi kesehatannya. Ketangguhan dan keberaniannya juga menjadi sorotan setelah ia melewati masa sulit akibat penyakit yang dialaminya.
Pada akhirnya, perjalanan Kate menunjukkan bagaimana dukungan orang-orang terdekat dapat menjadi kekuatan ketika seseorang menghadapi persoalan kesehatan yang berat.





