JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (Water Treatment Plant/WTP) serta reservoir berkapasitas besar di kawasan Jalan Raya Kresek, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Rencana pembangunan ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat meresmikan fasilitas WTP Portable di lokasi tersebut pada Rabu, 29 April 2026. Proyek ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Menurut Rano, keberadaan WTP Portable saat ini hanya bersifat sementara untuk menjawab kebutuhan mendesak warga. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi air sekitar dua hingga empat liter per detik.

“Yang pasti kalau teknologinya portable, itu sementara,” kata Rano.

Ke depan, fasilitas sementara tersebut akan digantikan dengan sistem yang lebih besar dan permanen, seiring dengan pembangunan reservoir utama.

“Kita sedang membangun yang reservoir itu. Nah, kalau itu jadi, pasti ini akan bisa kita pindah ke tempat yang lain,” tutur dia.

Sementara itu, Direktur Umum Perseroda PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengungkapkan bahwa proyek reservoir yang tengah disiapkan akan memiliki kapasitas sangat besar, yakni hingga 24 juta liter air. Namun, pada tahap awal pembangunan, akan difokuskan pada satu unit dengan kapasitas delapan juta liter.

“Diperkirakan, pembangunan reservoir tahap awal itu akan rampung pada Mei ini,” ujar Arief.

Tidak hanya itu, pengembangan infrastruktur air bersih juga akan berlanjut dengan pembangunan WTP berkapasitas besar di lokasi yang sama. Proses peletakan batu pertama atau groundbreaking direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.

“Kapasitasnya 200 LPS akan di-groundbreaking sekitar Agustus. Mudah-mudahan tidak ada hambatan,” ucap dia.

Dengan pembangunan ini, pemerintah berharap distribusi air bersih di wilayah Jakarta Barat dapat semakin optimal dan menjangkau lebih banyak warga. Proyek ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih di ibu kota.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *